GONDANGLEGI, RADAR MALANG – Sebanyak 432 murid baru SMAN 1 Gondanglegi (SMANGGI) mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Ramah pada 13–17 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bekal awal bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mengenal budaya belajar di jenjang SMA.
Sebelum MPLS dimulai, sekolah menggelar tes diagnostik dan tes kemampuan akademik sebagai dasar memetakan karakteristik dan kebutuhan belajar setiap murid.
Selanjutnya, peserta mengikuti pembukaan MPLS secara daring bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr Abdul Mu'ti MEd.
Selama lima hari, murid mendapat materi Wawasan Wiyata Mandala, pengenalan sistem akademik dan tata tertib sekolah, deklarasi Gerakan Antikorupsi oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, literasi digital, penyuluhan bahaya narkoba dari BNN, pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Ketawang, hingga edukasi jurnalistik dan etika bermedia sosial melalui program Journalist Goes to School (JGTS) bersama Jawa Pos Radar Malang. Sekolah juga mengenalkan berbagai ekstrakurikuler melalui Sorak-Sorak Ekstra.
”Saya sangat antusias mengikuti MPLS di SMANGGI karena banyak ilmu yang diberikan. Semua warga sekolah juga sangat ramah,” ujar salah seorang murid baru, Vaza Aisyah Rachma.
Kepala SMAN 1 Gondanglegi Sugeng Harinanto SPd MPd menegaskan seluruh rangkaian kegiatan mengusung konsep MPLS Ramah. ”Kami memastikan tidak ada perundungan maupun perpeloncoan. MPLS menjadi ruang yang menyenangkan bagi murid baru,” tegasnya. (bes/adn)
Editor : A. Nugroho