MALANG KOTA, RADAR MALANG - Ajang bergengsi Anugerah Pendidikan 2026 yang digagas Jawa Pos Radar Malang menjadi panggung kehormatan bagi para pejuang pendidikan di Malang Raya. Jelang malam puncak penghargaan pada 29 Juli mendatang, dipastikan ada 40-an instansi dan individu yang bakal mendapat apresiasi.
Mereka terbagi menjadi dua kategori utama. Yakni individu yang terdiri dari kepala sekolah dan guru. Serta, kategori instansi yang berasal dari sekolah-sekolah berprestasi. Dua kategori itu dihadirkan karena menjadi gambaran dari peran besar terhadap kemajuan pendidikan.
Di kategori personal, panggung penghargaan dirancang khusus untuk para pendidik dan kepala sekolah yang konsisten dan kreatif membimbing pembelajaran siswa.
Apresiasi itu diberikan kepada sosok yang tidak hanya berprestasi. Namun juga berdedikasi dengan pengabdian tanpa batas dalam mendidik generasi penerus bangsa.
”Untuk kategori instansi, sorotan apresiasi akan diberikan kepada lembaga pendidikan atau sekolah,” ujar Ketua Panitia Anugerah Pendidikan Jawa Pos Radar Malang Joni Setiawan. Penghargaan itu secara khusus menyoroti institusi-institusi yang terbukti tangguh dan konsisten mencetak siswa-siswi berprestasi di berbagai bidang.
Poin itu sejalan dengan tema tahun ini yang berjudul "Meneguhkan Dedikasi untuk Generasi Unggul". Selain menerima piala dan piagam penghargaan, para guru, kepala sekolah, maupun instansi terpilih mendapatkan liputan khusus. Itu menjadi bukti hasil verifikasi dari Tim Jawa Pos Radar Malang.
Profil dan aktivitas inspiratif dari mereka akan dikemas dalam video berdurasi 3 menit yang akan ditayangkan di platform media sosial Jawa Pos Radar Malang.
Melalui apresiasi yang menyeluruh dari level personal hingga institusi itu, Joni berharap Anugerah Pendidikan Jawa Pos Radar Malang mampu mempererat kolaborasi antara media, pelaku bisnis, pemerintahan, dan instansi pendidikan.
Penghargaan itu juga diharapkan menjadi pemantik semangat. Khususnya bagi para pelaku pendidikan agar terus berinovasi dan tak lelah mencetak generasi masa depan yang unggul. (aff/by)
Editor : Bayu Mulya Putra