MALANG KOTA, RADAR MALANG – MTs Ma’arif NU Kota Malang menggelar Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 13–15 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa baru itu tak hanya berisi pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menghadirkan program praktik Rashdul Kiblat atau metode penentuan arah kiblat berdasar posisi matahari.
Kegiatan Matamuda dirancang sebagai sarana membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan madrasah. Sekaligus mengenalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan karakter Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sejak awal masa pendidikan. Selama tiga hari, materi disampaikan guru MTs Ma’arif NU Kota Malang serta pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).
Baca Juga: Mata Muda Bekal Murid Baru Kenali Budaya Madrasah dan Karakter Islami
Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan madrasah, Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta, hingga penguatan moderasi beragama berbasis Panca Cinta.
Panitia juga memberikan penguatan karakter melalui kampanye pencegahan perundungan. Pesan yang disampaikan ke siswa menekankan keberanian bukanlah menjadi yang paling kuat, melainkan berani menghentikan tindakan perundungan. Nilai itu diharapkan menumbuhkan budaya saling menghormati dan peduli antarsesama.
”MATAMUDA memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter murid sebagai generasi Aswaja yang berakhlakul karimah serta menjadi warga negara yang Pancasilais. Kami berharap para peserta didik dapat berkembang menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala MTs Ma’arif NU Kota Malang, Denik Indah Sulistiowati SSos MPd Gr. (gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang