PPI Abdul Malik Fadjar Malang Siapkan Santri Berwawasan Global, Tiga Tahun Berdiri Sudah Hasilkan 66 Prestasi

Kholid Amrullah • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 05:45 WIB
INTERAKTIF: Suasana pembelajaran di dalam kelas Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar berlangsung dengan tertib.
INTERAKTIF: Suasana pembelajaran di dalam kelas Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar berlangsung dengan tertib.

 

MALANG – Pondok Pesantren Internasional (PPI) Abdul Malik Fadjar Malang menjadi pilihan bagi para siswa yang ingin memiliki wawasan global. Karena di pesantren tersebut diproyeksikan menjadi kawah candradimuka lahirnya generasi muslim berkarakter, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global. Komitmen itu diwujudkan melalui visi menjadi pondok pesantren berkemajuan yang menyiapkan calon pemimpin berwawasan global dengan mengusung misi Educating, Leading, Inspiring, and Empowering.

Kepala PPI Abdul Malik Fadjar KH Muh. Fahri, S.Ag., M.M. menjelaskan bahwa kekuatan utama pesantren yang dipimpinnya terletak pada program internasional. Menurut dia, seluruh proses pendidikan diarahkan untuk mencetak lulusan yang memiliki cara berpikir global, mampu bertindak secara global, dan menghasilkan karya yang diakui dunia. "Target kami, 30 persen lulusan dapat diterima di 100 perguruan tinggi terbaik dunia. Itu menjadi salah satu indikator keberhasilan pesantren," ujarnya.

KONDUSIF: Para guru san santri berfoto bersama dengan latar gedung PPI Abdul Malik Fadjar yang megah dan bersih,
KONDUSIF: Para guru san santri berfoto bersama dengan latar gedung PPI Abdul Malik Fadjar yang megah dan bersih,

 

Selain itu, PPI Abdul Malik Fadjar juga menargetkan capaian akademik yang kompetitif. Lulusan diharapkan mampu menembus peringkat 10 besar nasional pada hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi perhatian dengan target skor TOEFL atau TOEIC minimal 550. Sementara pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) maupun Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), santri ditargetkan mampu masuk 10 besar tingkat nasional. Mereka juga didorong menghasilkan riset akademik bertaraf internasional. Setiap tahun, pesantren menargetkan sedikitnya 20 prestasi nasional maupun internasional.

Fahri menambahkan, pembentukan karakter menjadi fondasi utama pendidikan di PPI Abdul Malik Fadjar. Santri dipersiapkan memiliki mental tangguh, berakhlak mulia, santun, sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman. "Tagline kami adalah Berakhlak, Berprestasi, Mendunia. Akhlaknya baik, prestasinya nasional dan internasional, serta memiliki wawasan global," katanya.

Untuk mendukung target tersebut, pembelajaran dikembangkan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), coding, dan penguatan literasi digital. Pesantren juga bekerja sama dengan Marshall Cavendish Education Singapura dalam penyediaan platform pembelajaran numerasi. Sementara itu, penggunaan bahasa asing diterapkan secara bertahap sebagai bahasa pengantar pembelajaran. Pada tahun pertama komposisinya 40 persen bahasa asing dan 60 persen bahasa Indonesia, meningkat menjadi 60 persen pada tahun kedua, hingga mencapai 80 persen penggunaan bahasa asing pada tahun ketiga.

PROFESIONAL: Pengurus yayasan, kepala sekolah dan para guru PPI Abdul Malik Fadjar Malang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.
PROFESIONAL: Pengurus yayasan, kepala sekolah dan para guru PPI Abdul Malik Fadjar Malang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.

 

Dikatakannya, hingga memasuki tahun ketiga penyelenggaraan pendidikan, PPI Abdul Malik Fadjar telah mengoleksi 66 prestasi. Rinciannya, 25 prestasi tingkat nasional, 34 tingkat regional, dan tujuh prestasi internasional. Beberapa santri bahkan memperoleh kesempatan melanjutkan studi di empat perguruan tinggi di Eropa setelah meraih juara dalam kompetisi inovasi pelajar internasional.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran terhadap siswa kelas X dan XI, sekitar 40 persen lulusan pertama berencana melanjutkan studi ke luar negeri, sedangkan 60 persen memilih perguruan tinggi dalam negeri. Tujuan studi luar negeri meliputi Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Singapura, Tiongkok, Malaysia, Jerman, Prancis, Jepang, hingga Taiwan.

Pesantren di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah juga memiliki program unggulan yang dikembangkan meliputi tahfiz Al-Qur'an dengan target minimal 10 juz. Kemudian pembelajaran multilingual menggunakan bahasa Arab dan Inggris, program kerja sama internasional, pertukaran pelajar internasional, hingga international study visit. Kurikulum juga diperkuat melalui pengembangan literasi, dakwah, kepemimpinan, seni budaya, serta kemampuan membaca kitab klasik/kitab kuning. (lid)

Editor : Kholid Amrullah
PPI Abdul Malik Fadjar Malang PPI AMF Malang Pondok Pesantren Internasional