Dorong UMKM Naik Kelas, Prodi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya Dampingi Warga Desa Kemantren Kuasai Digitalisasi Ekonomi

Indra Andi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:22 WIB
Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya  mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Desa Kemantren, Malang
Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Desa Kemantren, Malang

 

MALANG – Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kemantren, Malang, melalui pelatihan digitalisasi ekonomi.

Kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pengembangan Kapasitas SDM UMKM Melalui Pelatihan Digitalisasi Ekonomi pada Masyarakat Desa Kemantren, Malang” tersebut digelar pada 19 Agustus 2026.

Kegiatan yang dibuka Plt Kepala Desa Kemantren, Lilik, ini membekali peserta dengan keterampilan memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk. Materi meliputi pembuatan akun penjualan di platform digital, seperti Shopee dan TikTok Shop, serta pembuatan konten promosi.

Amanda Rahmawati, S.Sos., memberikan materi pembuatan konten promosi
Amanda Rahmawati, S.Sos., memberikan materi pembuatan konten promosi

Salah satu materi berupa tutorial pembuatan akun penjualan melalui TikTok Seller disampaikan Annisa Dwi Kartikasari. Peserta mendapatkan panduan membuat akun sekaligus memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Peserta tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan teknologi digital, tetapi juga diarahkan untuk melihat peluang pemasaran yang lebih luas melalui platform perdagangan digital,” ujar Annisa.

Selain itu, Amanda Rahmawati, S.Sos., memberikan materi pembuatan konten promosi yang dilanjutkan dengan praktik langsung oleh peserta. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan digital dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Ketua pelaksana PKM, Rizky Trisna Putri, S.P., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.

“Saat ini kita telah memasuki era digital yang mewajibkan warga desa untuk beradaptasi agar tidak hanya menjadi target pasar, tetapi juga mendapatkan keuntungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM UMKM Desa Kemantren agar dapat bersaing di dunia ekonomi digital,” ujarnya.

Menurut Rizky, kemampuan membuat akun penjualan dan konten promosi menjadi keterampilan penting bagi pelaku UMKM. Dengan keterampilan tersebut, pelaku usaha memiliki alternatif pemasaran selain metode konvensional.

Ia berharap pelatihan yang digelar Prodi Sosiologi UNESA tersebut dapat membantu pelaku UMKM Desa Kemantren semakin siap memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan sekaligus memasarkan produk mereka.
(Aw)

Pelatihan Digitalisasi Ekonomi
Pelatihan Digitalisasi Ekonomi

 

Editor : Indra Andi
Universitas Negeri Surabaya Pelatihan Digitalisasi UMKM