Cabdindik Malang Inisiasi MoU Penguatan SMA dan SMK berbasis industri

A. Nugroho • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:05 WIB
INOVATIF : Cabdindik wilayah Kabupaten Malang menjadi inisiator penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Penguatan SMA dan SMK berbasis industri, pada Kamis (27/8).
INOVATIF : Cabdindik wilayah Kabupaten Malang menjadi inisiator penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Penguatan SMA dan SMK berbasis industri, pada Kamis (27/8).

GONDANGLEGI, RADAR MALANG – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Kabupaten Malang menjadi inisiator penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Penguatan SMA dan SMK berbasis industri, pada Kamis (27/8).

Acara yang dilaksanakan di SMAN 1 Gondanglagi ini. Bertujuan untuk menyelaraskan sistem pendidikan (kurikulum) dengan kebutuhan riil dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA). Atau yang sering dikenal dengan istilah link and match.

KOLABORASI : Sinergi link and match antara industri dan dunia pendidikan untuk penguatan SMA dan SMK berbasis industri.
KOLABORASI : Sinergi link and match antara industri dan dunia pendidikan untuk penguatan SMA dan SMK berbasis industri.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Cabdindik wilayah Kabupaten Malang Dr Dwi Anggraini SPd MPd, Kepala Cabdindik wilayah Pasuruan Erwan Tjahyono SH MM, dan Direktur Maspion IT Ir Okky Tri Hutomo MIT. Adapula Ketua MKKS SMK Negeri Kabupaten Malang Lasmono SP MM, perwakilan sekolah dari Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu dan Pasuruan.

Acara dibuka oleh Kepala Cabdindik wilayah Pasuruan Erwan Tjahyono SH MM. Dilanjutkan, sambutan  Direktur Maspion IT Ir Okky Tri Hutomo MIT. Dalam sambutannya Okky, berpesan pentingnya kolaborasi sekolah dengan industry. “Melalui kolaborasi formal ini, sekolah dan industri berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan agar lulusannya memiliki kompetensi tinggi dan langsung siap kerja,” harapnya. 

TERBAIK : Kepala SMAN 1 Gondanglegi Sugeng Harianto SPd MPd (kanan) menjadi salah satu SMA Negeri yang menandatangani MoU.
TERBAIK : Kepala SMAN 1 Gondanglegi Sugeng Harianto SPd MPd (kanan) menjadi salah satu SMA Negeri yang menandatangani MoU.

Lalu, ada materi pertama oleh Jagoan Hosting Amelya Chonita. Dilanjutkan, meteri dua dari Innotech Hanni dan AI Centre Muhammad Farid Naufal. 

Ada beberapa perusahaan yang melakukan perjanjian kerjasama penguatan SMA dan SMK berbasis industri. Di antaranya, Maspion IT, Jagoan Hosting, Innotech, AI centre, Ngalup.co, Lets Play, Amigroup, Phyltavers, Garuda Spark. Semua perusahaan yang melakasanakan MoU, sudah bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI). 

Kepala Cabdindik wilayah Kabupaten Malang Dr Dwi Anggraini SPd MPd berharap kegiatan ini dapat mentransformasi masa depan pendidikan vokasi dan menengah. “Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan konkret yang menghubungkan dunia pendidikan dengan realita kebutuhan pasar kerja,” tutupnya. (bes)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
DUDIKA kurikulum cabdindik komdigi