MALANG KOTA, RADAR MALANG - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) terus memperluas jejaring akademik internasional. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui FILKOM Global Summit 2026 yang resmi dibuka di Auditorium Algoritma FILKOM UB, Senin (7/9).
Kegiatan yang berlangsung hingga 11 September tersebut menjadi bagian dari Dies Natalis ke-15 atau Lustrum III FILKOM UB. Rangkaian Global Summit memadukan program pertukaran akademik dan budaya, konferensi internasional, seminar nasional, hingga pameran inovasi teknologi digital.
Dekan FILKOM UB Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM. mengatakan, momentum 15 tahun menjadi kesempatan bagi FILKOM untuk terus meningkatkan kematangan organisasi sekaligus memperluas eksposur di tingkat internasional.
“Usia 15 tahun itu boleh dikatakan masih muda. Tapi kita enggak ingin terjebak kepada paradigma itu. Kita masih muda, tapi ingin matang secara organisasi, secara capaian, reputasi, dan seterusnya,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan internal menjadi modal penting sebelum FILKOM melakukan ekspansi kerja sama lebih jauh. Karena itu, berbagai kegiatan dalam Global Summit tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga dosen dan peneliti dari berbagai negara.
“Ini adalah merupakan pekan ilmiah di FILKOM dalam rangka untuk membangun ekosistem yang cukup kondusif, tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga dosen, yang melibatkan berbagai negara,” jelasnya.
Salah satu agenda utama dalam rangkaian tersebut yakni The 11th International Conference on Sustainable Information Engineering and Technology (SIET) 2026. Konferensi yang digelar 7 September itu mengangkat tema Intelligent and Secure Systems in Large-Scale Connected Digital Environments.
Ketua SIET 2026 Sigit Adinugroho, S.Kom., M.Sc., Ph.D. mengatakan, perkembangan kecerdasan buatan (AI) turut menghadirkan tantangan baru dari sisi keamanan. Karena itu, SIET tahun ini mempertemukan pembahasan mengenai sistem cerdas dengan aspek keamanan digital.
“Dengan berkembangnya AI, kami melihat juga ada tantangan dari sisi security dan keamanan. Sehingga kami menggabungkan dari security, keamanan, dan implementasinya dengan penggunaan AI tersebut,” katanya.
SIET 2026 sendiri melibatkan peserta dari sejumlah negara. Berdasarkan data yang disampaikan panitia, kontribusi datang dari negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, dan Jepang. Konferensi tersebut menghadirkan Prof. Ferdous Sohel dari Murdoch University, Australia, serta Prof. Yuta Nakashima dari Osaka University, Jepang sebagai pembicara utama.
Sigit menambahkan, penyelenggaraan konferensi juga diarahkan tidak berhenti pada forum presentasi ilmiah. FILKOM membuka peluang untuk memperluas kerja sama dengan sejumlah keynote speaker maupun institusi yang terlibat.
“Ini juga sudah ada kerja sama dengan beberapa keynote speaker yang ada. Bahkan nanti kita akan ekspansi kerja samanya ini,” katanya.
Menurutnya, peluang kolaborasi tersebut nantinya dapat dikembangkan melalui kegiatan akademik lanjutan, termasuk guest lecture. Kerja sama diharapkan mencakup keterlibatan mahasiswa maupun dosen.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UB Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P. mengapresiasi penyelenggaraan Global Summit. Menurutnya, FILKOM berhasil mengintegrasikan berbagai kegiatan akademik dalam satu platform.
“Kami mengapresiasi terhadap kegiatan pada hari ini karena FILKOM telah berhasil membangun platform yang terintegrasi antara beberapa kegiatan,” ujarnya.
Dia menilai, integrasi konferensi internasional, seminar nasional, student mobility, hingga eksibisi dapat memberikan dampak lebih luas. Tidak hanya dari sisi efisiensi kegiatan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antarpemangku kepentingan.
“Yang jauh lebih penting bagaimana secara komprehensif, integratif, beberapa aspek dalam kegiatan ini bisa disatupadukan. Dan ini menurut saya akan sangat impactful,” pungkasnya.
Selain SIET, FILKOM Global Summit 2026 juga menghadirkan ICOMIT 2026, SENTRIN 2026, FACE-IT, Guest Lecture, Research Showcase, serta IT Expo. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah fasilitas FILKOM UB hingga Jumat (11/9). (akb/)
Editor : Aditya Novrian