UB Ajak Generasi Muda Mabar Batik di Roblox

Aditya Novrian • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 13:36 WIB
UB Ajak Generasi Muda Mabar Batik di Roblox
UB Ajak Generasi Muda Mabar Batik di Roblox

MALANG, RADAR MALANG - Fakultas Ilmu Budaya UB (FIB UB) dan Fakultas Ilmu Komputer UB (FilKom UB) berkolaborasi membuat terobosan dalam dunia batik. Gim Roblox dikembangkan sebagai media permainan membatik, agar generasi muda tidak melupakan budaya bangsa. 

Upaya untuk mengenalkan batik tak hanya lewat kain, canting, maupun pameran. Universitas Brawijaya (UB) memilih cara berbeda untuk mendekatkan warisan budaya tersebut kepada generasi muda. Yakni melalui gim Roblox bertajuk Chain of Batik.

 Gim tersebut dimainkan secara mabar (main bareng) dalam rangkaian perayaan Hari Batik Nasional 2026 di Kota Malang, Minggu (4/10). Chain of Batik dikembangkan dengan konsep parkour yang mengharuskan dua pemain bekerja sama melewati berbagai rintangan.

 Menariknya, rintangan dalam game terinspirasi dari motif batik khas Kota Malang. Motif yang digunakan merepresentasikan lima wilayah di Kota Malang. Pengembangan game ini juga selaras dengan peluncuran motif batik baru "Sekar Jagad Panca Warna" dalam Festival Batik Kota Malang.

 Ketua Tim BatikPedia Fitriana Puspita Dewi, Ph.D., menjelaskan bahwa Chain of Batik menjadi langkah lanjutan untuk memperluas pemanfaatan hasil digitalisasi dan dokumentasi batik.

 “Dengan adanya gamifikasi dari database batik, diharapkan apa yang sudah kami buat tidak terbatas pada kalangan akademisi saja, tapi menjangkau lebih luas lagi,” ujarnya.

UB Ajak Generasi Muda Mabar Batik di Roblox
UB Ajak Generasi Muda Mabar Batik di Roblox

 Menurut Fitriana, pemain tidak sekadar melihat motif batik sebagai gambar. Mereka dapat berinteraksi langsung dengan motif tersebut sebagai bagian dari lingkungan permainan. Konsep ini sekaligus menjadi sarana edukasi yang lebih interaktif dan dekat dengan keseharian anak muda.

 Chain of Batik memanfaatkan data dari BatikPedia, database digital batik Jawa Timur yang dikembangkan UB. Database tersebut memuat ratusan koleksi batik berdasarkan motif, seniman, dan lokasi.

 Pengembangan BatikPedia melibatkan kolaborasi lintas fakultas UB dengan Art Research Center, Ritsumeikan University, Kyoto, Jepang, sejak 2024.

 Ke depan, Chain of Batik ditargetkan tidak hanya mengangkat batik Malangan, tetapi juga menghadirkan motif dari berbagai daerah di Jawa Timur. Inovasi tersebut menjadi bagian dari program Globalizing UB untuk memperkenalkan inovasi dan budaya lokal ke tingkat internasional.

Editor : Aditya Novrian
FILKOM UB fib ub batik Roblox