Departemen Statistika Universitas Brawijaya - BMKG Kembangkan Program Joint Research and Publication

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:40 WIB
Penandatanganan IA menjadi bagian penting dari Program Dosen Berkarya sebagai bentuk komitmen untuk membangun kerja sama yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Penandatanganan IA menjadi bagian penting dari Program Dosen Berkarya sebagai bentuk komitmen untuk membangun kerja sama yang lebih terarah dan berkelanjutan.

BALI, RADAR MALANG – Universitas Brawijaya melalui Program Dosen Berkarya menginisiasi penguatan kolaborasi akademik dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) – Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) ini meliputi diskusi pengembangan penelitian bersama, penandatanganan dokumen Implementation Arrangement (IA), serta kunjungan ke kantor operasional BMKG di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

 

Dalam kegiatan tersebut, tim Universitas Brawijaya berdiskusi dengan Agus Yarcana, S.Si., M.Stat., selaku Ketua Tim Kerja Operasional Meteorologi Statisiun Meterologi I Gusti Ngurah Rai, mengenai peluang pengembangan penelitian dan publikasi bersama (joint research and publication). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dalam pemanfaatan data meteorologi dan klimatologi untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat. 

 

Agus Yarcana menyambut positif terjalinnya kolaborasi dengan Universitas Brawijaya. “Kami senang sekali dapat menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya. Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dari kerja sama yang produktif, khususnya dalam pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah dengan memanfaatkan data meteorologi dan klimatologi. Kami juga berharap sinergi antara BMKG dan perguruan tinggi dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun kebutuhan praktis di lapangan,” ungkapnya.

 

Ketua tim Program Dosen Berkarya, Dr. Suci Astutik, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Universitas Brawijaya dan BMKG, baik dalam pengembangan penelitian maupun penguatan jejaring kelembagaan.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kolaborasi dengan BMKG dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi. Ke depan, kami juga berharap dapat memperluas kerja sama dengan BMKG Wilayah III sehingga peluang penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan inovasi berbasis data meteorologi dan klimatologi dapat semakin terbuka,” ujarnya. 

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor operasional BMKG di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dalam kunjungan tersebut, tim Universitas Brawijaya memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengambilan dan pemantauan data cuaca, pemanfaatan informasi meteorologi dan klimatologi, serta mekanisme pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.

 

Kunjungan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya data meteorologi dalam mendukung operasional penerbangan, khususnya dalam penyediaan informasi cuaca yang akurat dan tepat waktu. Tim juga memperoleh wawasan mengenai bagaimana data hasil pengamatan digunakan sebagai dasar untuk memantau kondisi cuaca dan mendukung pengambilan keputusan operasional.

 

Anggota tim Program Dosen Berkarya, Prof. Dr. Dra. Ani Budi Astuti, M.Si., menilai bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan BMKG memiliki manfaat strategis dalam menjembatani pengembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan. “Dukungan data dan pengalaman operasional dari BMKG memberikan kesempatan bagi dosen dan peneliti untuk mengembangkan kajian yang relevan dengan berbagai permasalahan meteorologi dan klimatologi. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan penelitian yang tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi masyarakat, khususnya dalam mitigasi risiko bencana hidrometeorologi,” ungkapnya.

 

Sementara itu, anggota tim Program Dosen Berkarya, Meilina Retno Hapsari, S.Si., M.Stat., menyoroti potensi pemanfaatan data BMKG melalui pengembangan metode analisis berbasis statistika dan kecerdasan buatan. “Data meteorologi dan klimatologi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi informasi yang mendukung pengambilan keputusan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menerapkan metode statistika dan machine learning untuk mengembangkan model prediksi cuaca dan iklim yang lebih informatif,” jelasnya.

 

Melalui Program Dosen Berkarya, Universitas Brawijaya berharap kolaborasi dengan BMKG dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bidang penelitian dan publikasi, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan inovasi berbasis data meteorologi dan klimatologi.

 

Kolaborasi Universitas Brawijaya dan BMKG – Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai ini juga sejalan dengan SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals), melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi. 

 

Universitas Brawijaya melalui Program Dosen Berkarya menginisiasi penguatan kolaborasi akademik dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) – Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai, Bali
Universitas Brawijaya melalui Program Dosen Berkarya menginisiasi penguatan kolaborasi akademik dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) – Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai, Bali

Melalui Program Penelitian dan Publikasi Bersama (Joint Research and Publication), kedua institusi berupaya membangun sinergi dalam pemanfaatan data, pengembangan penelitian, pertukaran pengetahuan, serta penyebarluasan hasil riset. Kemitraan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya penelitian yang berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

 

Sinergi antara keahlian akademik Universitas Brawijaya dan pengalaman operasional BMKG diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas riset nasional, penguatan budaya publikasi ilmiah, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan terhadap risiko bencana hidrometeorologi di Indonesia.

Editor : Andika Satria Perdana
BMKG Bali UB Riset