Infinity Harmony, Panggung Kreativitas dalam Satu Nada Kemanusiaan

MALANG KOTA, RADAR MALANG — Harmoni musik, pertunjukan teater, hingga peragaan busana mewarnai Infinity Harmony 2026 bertajuk Satu Nada Kemanusiaan. Diselenggarakan Yayasan Ariosan di Gedung Algoritma, Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB). Kegiatan ini mempertemukan anak-anak dan pelajar dalam sebuah panggung kreativitas yang memadukan seni, kolaborasi, dan edukasi.
Ketua Pelaksana Infinity Harmony 2026, Dr Alamsyah MPd MM MBA DBA menjelaskan, kegiatan ini dirancang agar anak-anak memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Mereka punya kesempatan berkembang melalui proses belajar dan latihan. ”Tujuan kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kemampuan dan menunjukkan keterampilan mereka. Mereka punya panggung untuk menampilkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Ariosan, Ratna Handini SH menyoroti, nilai kebersamaan yang dibangun melalui pertemuan peserta dengan beragam latar belakang. ”Kegiatan mengusung semangat kebersamaan dan inklusivitas melalui kolaborasi anak-anak dari berbagai latar belakang,” tuturnya.
Infinity Harmony 2026 turut berkolaborasi dengan Muhammad Umar Salahualdien, inisiator BlendUp untuk menghadirkan ruang kreativitas. Berbagai penampilan memeriahkan acara, mulai dari Malang Youth Orchestra Junior, band SIXENSE, Teater Kaki Semut dari SMP Brawijaya Smart School, hingga peragaan busana karya siswi Tata Busana SMKN 7 Malang.
Tak hanya seni, acara ini juga menghadirkan talkshow bersama dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed. Dia membahas kesehatan keluarga serta pencegahan stunting, diabetes, dan kolesterol.



