6 Hal yang Mendukung Reuni Akbar UIN Malang Sukses dan Meriah

Kholid Amrullah • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 06:09 WIB
RAMAI: Para alumni rela datang pagi untuk mengikuti jalan sehat mengelilingi kawasan kampus 3 UIN Malang, Minggu (1/11).
RAMAI: Para alumni rela datang pagi untuk mengikuti jalan sehat mengelilingi kawasan kampus 3 UIN Malang, Minggu (1/11).

 

BATU – Penyelenggaraan Reuni Akbar UIN Malang 2026 di Kampus 3 UIN Malang berlangsung meriah, Minggu (1/11). Ribuan peserta yang hadir sangat menikmati seluruh rangkaian acara, mulai dari run, jalan sehat berhadiah, zumba party, makan-makan gratis, hingga pelantikan pengurus Ikatan Alumni UIN Malang yang diberi nama KAMALIKI (Keluarga Alumni Maulana Malik Ibrahim).

 

Sejumlah panitia bahkan mengaku reuni kali ini di luar ekspektasi. Jumlah alumni yang hadir melampaui target. Awalnya diperkirakan peserta yang hadir sekitar dua ribu orang, tetapi ternyata jumlahnya jauh lebih besar. Begitu juga dengan kesan para peserta. Rata-rata mereka sangat puas dan terkesan dengan reuni akbar tahun ini. “Acaranya keren, kampusnya juga sangat megah dan pemandangannya indah,” kata Saidah Romlah, alumni angkatan 1996.

KOMPAK: Panitia Reuni Akbar UIN Malang 2026 berfoto bersama Rektor UIN Malang setelah pelantikan pengurus Keluarga Alumni Maulana Malik Ibrahim (Kamaliki).
KOMPAK: Panitia Reuni Akbar UIN Malang 2026 berfoto bersama Rektor UIN Malang setelah pelantikan pengurus Keluarga Alumni Maulana Malik Ibrahim (Kamaliki).

 

Lalu, mengapa Reuni Akbar UIN Malang tahun ini bisa sukses besar? Menurut Sekretaris Panitia Reuni Akbar UIN Malang 2026, Dr. Romi Faslah, setidaknya ada enam alasan yang mendasarinya. Menurut dia, ada enam hal yang menjadikan reuni tahun ini sukses.

 

1. Kegigihan dan kekompakan panitia

Ini meliputi dukungan total pihak kampus di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si., beserta seluruh panitia internal kampus yang bekerja tak kenal lelah. Dukungan dari kampus ini juga disambut oleh Ketua KAMALIKI M. Hasanuddin Wahid, yang juga anggota Komisi XI DPR RI dan Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Perannya sangat penting dalam mendorong semangat pihak kampus dan panitia untuk menyatukan persepsi tentang pentingnya membangun jaringan alumni guna membesarkan nama kampus di kancah nasional dan internasional.

 

2. Menyebarnya informasi di berbagai platform media

Salah satu wujud keseriusan panitia dalam menyukseskan reuni akbar adalah menyebarluaskan informasi kepada para alumni lintas generasi. Meskipun rentang waktu penyebaran informasi hingga pelaksanaan reuni hanya sekitar satu bulan, dampaknya sangat besar. Alumni yang ingin datang bisa mengatur waktu di sela-sela kesibukannya.

 

3. Kemasan acara reuni yang menarik

Diakui, kemasan acara reuni tahun ini memang sangat bagus dan berbeda dengan reuni terdahulu. Adanya jalan sehat berhadiah, zumba party, dan bazar kuliner menjadikan rangkaian acara lebih menyenangkan dan santai. Alumni punya lebih banyak waktu untuk bercengkerama dengan teman-teman seangkatannya.

 

4. Kampus baru yang megah dan eksotis

Tidak bisa dipungkiri, banyak alumni yang penasaran dengan keberadaan Kampus 3 UIN Malang yang berlokasi di atas perbukitan Kota Batu dan sering viral di media sosial. Keindahan lanskap kampus yang berlatar pegunungan menarik minat para alumni untuk melihatnya secara langsung.

 

5. Rindu bertemu dengan teman

Alasan ini juga tidak bisa disepelekan. Kerinduan alumni untuk bercengkerama dengan teman semasa kuliah menjadi energi besar yang mendorong mereka untuk ikut reuni. Keinginan bertemu dengan para dosen yang pernah mengajar juga turut melengkapi dorongan tersebut.

 

6. Momen yang tidak terjadi setiap tahun

Di UIN Malang, reuni akbar tidak diselenggarakan setiap tahun. Karena itu, jika tidak ikut tahun ini, belum tentu tahun depan ada lagi. “Semoga reuni-reuni ke depan juga semakin sukses,” kata pria yang akrab disapa Pak Pong ini. (lid)

 

Editor : Kholid Amrullah
reuni akbar uin malang UIN Maliki Malang UIN Maliki UIN Malang