Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ngebut Tanpa Helm, Begini Nasib Pengendara yang Kecelakaan di Jalan Veteran Kota Malang

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 22 Juli 2024 | 23:34 WIB
TITIK RAWAN LAKA: Relawan dan tim medis mengevakuasi jenazah Muhammad Zeva Atallah Wicaksana yang mengalami kecelakaan dan meninggal di Jalan Veteran, Kota Malang, kemarin (21/7).
TITIK RAWAN LAKA: Relawan dan tim medis mengevakuasi jenazah Muhammad Zeva Atallah Wicaksana yang mengalami kecelakaan dan meninggal di Jalan Veteran, Kota Malang, kemarin (21/7).

MALANG KOTA – Nahas menimpa Muhammad Zeva Atallah Wicaksana, 21, warga Jalan Villa Bukit Tidar, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, kemarin (21/7). 

Gara-gara memacu motor dan tidak mengenakan, pemuda itu meninggal setelah menabrak trotoar di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, sekitar pukul 02.30. 

Tubuhnya sempat terpental hingga kepalanya terluka dan mengeluarkan banyak darah.

Kesaksian yang diterima polisi menyebutkan, dini hari itu Zeva mengendarai Honda Beat POP hitam dengan nopol AG 2670 AY. 

Dia melaju dari arah Jalan Sigura-gura ke arah timur. 

Saat tiba di depan kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Jalan Veteran, motor pemuda itu menghantam pembatas trotoar jalan dengan sangat keras

Tubuhnya terpental, kemudian mendarat dengan kepala membentur aspal. 

Akibat benturan keras yang sangat keras, kepala Zeva mengalami luka parah dan mengeluarkan banyak darah. 

Baca Juga: Kecelakaan Tunggal Tewaskan Satu Orang di Jalan Raya Terusan Wijaya Kusuma Desa Pendem Kota Batu

Tas selempang warna hitam yang dia bawa tampak menimpa kepalanya. Sementara motor yang dikemudikan korban mengalami kerusakan di bagian depan. 

 ”Jalan di sekitar tempat kejadian perkara memang sedikit menikung ke kanan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Isrofi. 

Dia menambahkan, saksi yang dimintai keterangan polisi menyebutkan bahwa saat itu Zeva berkendara dengan kecepatan tinggi. 

Kuat dugaan Zeva dalam kondisi mengantuk, sehingga tidak dalam konsentrasi penuh. 

Fatalitas kecelakaan semakin besar ketika ditemukan fakta korban tidak memakai helm.

Jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) dini hari itu juga. 

Pada pagi hari, jenazah dijemput oleh keluarga dan dibawa menuju rumah duka, lalu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdekat.

Kecelakaan serupa pernah terjadi pada 2 Agustus 2022 silam. 

Saat itu, Aji Firmanto, 23, warga Desa Sempol Pagak, Kabupaten Malang juga melintas dengan kecepatan tinggi di Jalan Veteran. 

Lagi-lagi karena tidak menggunakan helm, Aji tewas setelah menabrak trotoar di depan SMAN 8 akibat luka parah di kepala.

Melihat kesamaan kasus itu, Isrofi mengingatkan agar pengguna motor disiplin dalam mengenakan helm dan mengontrol kecepatan berkendara. 

Tak terkecuali saat kondisi jalan cenderung sepi pada dini hari. 

“Karena kecelakaan bisa disebabkan oleh diri sendiri atau pengendara lain. Tapi itu bisa dicegah sedini mungkin dengan mematuhi aturan lalu lintas,” pungkas Isrofi. (aff/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#tanpa helm #ngebut #kecelakaan di kota malang #Tewas