RADAR MALANG - Sebuah video yang ramai beredar di media sosial menunjukkan kasus penganiayaan yang dialami seorang dokter yang sedang menjalani program koas di salah satu rumah sakit.
Video tersebut memperlihatkan adegan seorang pria yang diduga adalah keluarga junior korban memukul seorang dokter muda yang juga tengah menjalani masa koas.
Insiden penganiayaan itu terjadi di sebuah kafe yang terletak di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.
Baca Juga: Polresta Malang Kota Ungkap Perkara Penganiayaan dan Perdagangan Orang
Dalam rekaman video, terlihat korban yang masih mengenakan seragam koas dipukul berkali-kali oleh pelaku tanpa memberikan perlawanan.
Menurut informasi yang beredar, insiden tersebut diduga dipicu oleh perselisihan terkait jadwal piket libur Natal dan Tahun Baru.
Pelaku disebut tidak menerima keputusan yang menetapkan junior dari korban untuk bertugas pada hari libur tersebut.
Selain itu, korban juga disebutkan menggunakan nada bicara yang dianggap tidak sopan terhadap pelaku, yang semakin memperburuk situasi.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian wajah, termasuk pada salah satu matanya.
Baca Juga: Polres Malang Tangkap Pelaku Penganiayaan terhadap Supeltas Difabel di Karangploso
Korban diketahui merupakan mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri).
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), dr. Syarif Husin, mengonfirmasi bahwa korban adalah salah satu mahasiswanya.
Ia menjelaskan bahwa pihak kampus telah menggelar rapat koordinasi terkait insiden tersebut.
"Kami sangat prihatin atas kejadian yang dialami oleh salah satu mahasiswa kami yang tengah menjalani pendidikan profesi di RS Siti Fatimah. Setelah menerima laporan, kami segera mengadakan rapat koordinasi dengan pihak terkait di kampus," ujar Syarif.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Sunarto, mengungkapkan bahwa korban telah melaporkan insiden tersebut ke Polda Sumsel untuk ditindaklanjuti. (Septi Alina)