RADAR MALANG - Seniman asal Yogyakarta, Yos Suprapto mengundurkan diri dari pameran yang digelar di Galeri Nasional.
Ia memutuskan untuk menurunkan dan membawa lukisannya pulang ke Yogyakarta.
Keputusan ini diambil karena Yos Suprapto tidak menemukan titik temu dengan kurator dan pihak museum.
Oleh karena itu, 37 lukisan seniman Yos Suprapto diturunkan.
Penurunan karya lukisan Yos Suprapto dilakukan pada Senin petang, 23 Desember 2024 di Gedung A Galeri Nasional.
Seniman Yos Suprapto juga mengatakan bahwa tiga lukisannya telah terjual.
Sedangkan, lukisan lainnya akan dipamerkan di tempat lain.
Di samping itu, Jarot Mahendra selaku Penanggung Jawab Unit Galeri Nasional mengatakan bahwa keputusan Yos Suprapto untuk mengundurkan diri dari pameran di Galeri Nasional adalah murni keputusannya sendiri dan tidak ada tekanan dari manapun.
Jarot juga menerangkan bahwa tidak ada pembatalan dan pembredelan pameran seperti isu-isu yang berkembang.
Ia mengatakan bahwa Galeri Nasional hanya menunda hingga ada kesepakatan antara seniman dan kurator.
Sebelumnya, pameran Yos Suprato akan digelar pada 19 Desember 2024 – 19 Januari 2025.
Pameran bertajuk “Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan” ini berencana digelar di Galeri Nasional Indonesia.
Namun, pameran ini mengalami penundaan karena ada beberapa lukisan yang dianggap tidak sesuai dengan tema yang diangkat.
Tentu saja, hal ini memicu kontroversi di masyarakat.
Dengan adanya pembatalan yang dikaitkan dengan sosok yang mirip salah satu tokoh nasional di dalam beberapa lukisan Yos Suprapto menjadi salah satu hal kontrovesial.
Selain itu, Suwarno Wisetrotomo telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari kurator pameran karena tidak sepakat dengan karya-karya Yos Suprapto. (HERTINA FIRDA)