KABUPATEN - Pasangan suami istri (Pasutri) menjadi korban dalam kecelakaan di Jalan Raya Cerme, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji kemarin siang (29/1), sekitar pukul 12.30.
Mereka adalah David Berlianto, 44, dan Sri Handayani, 37, warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji.
Keduanya meninggal setelah tertabrak mobil.
Sang istri dinyatakan meninggal di tempat.
Sementara suaminya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kecelakaan bermula ketika keduanya mengendarai motor Honda Revo bernopol N 4187 ACS.
Searah di depan nya menuju pertigaan Pakisaji, ada sebuah mobil boks putih yang juga melintas dengan kecepatan sedang.
”Saya lihatnya yang naik sepeda motor itu memang mau menyalip mobil boks, tapi kesenggol dan jatuh ke tengah jalan,” ujar Joni, salah satu tukang parkir yang ada di tempat kejadian.
Dari arah berlawanan melintas mobil Toyota Vios dengan nomor polisi B 1596 PAK, yang dikemudikan Rahmat Hidayat.
Karena jarak sudah dekat, Rahmat tidak bisa menghindari pasutri yang tergeletak ditengah jalan.
Kronologi itu dijelaskan Joni setelah memadukan apa yang dia lihat dengan video yang terekam pada CCTV kafe depan tempat kejadian.
Joni menyayangkan tindakan Rahmat yang tetap berjalan meski sudah menabrak orang.
”Teman saya tak suruh ngejar pakai sepeda motor, lalu saya mengkondisikan korban,” lanjut dia.
Saat itu posisi suami korban masih hidup dengan luka parah di bagian kepala.
Sementara sang istri sudah meregang nyawa karena bagian kepalanya terlindas mobil.
Rahmat beserta mobil Toyota Vios akhirnya kembali ke TKP untuk bertanggung jawab.
Tak berselang lama, Unit Gakkum Satlantas Polres Malang hadir di TKP.
Dua korban dievakuasi menuju rumah sakit yang berbeda.
Suami dibawa ke Rumah Sakit Benmari, namun nyawanya tidak tertolong saat berada dalam ambulans.
Sementara jenazah istrinya dibawa ke RSUD Kanjuruhan.
Sekitar pukul 16.00, keduanya dibawa ke rumah duka di Desa Sutojayan.
”Saat ini kami masih menyelidiki keterlibatan pengemudi mobil sedan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Joko Taruna. (aff/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana