BANTUR – Pencari ikan yang terseret ombak di Pantai Kondang Merak pada Rabu lalu (19/2), hingga kemarin (19/2) belum ditemukan.
Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Pantai Selatan Rescue masih melakukan pencarian.
Pencari ikan itu bernama Edi Santoso, 30, warga Dusun Sumberwates, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur.
Rabu lalu (19/2) sekitar pukul 17.45, dia bersama 19 temannya pergi mencari ikan di Pantai Kondang Merak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur.
Setiba di lokasi, mereka langsung menyusuri pantai dengan menggunakan snorkeling.
Tujuannya mencari ikan.
Namun kisaran pukul 19.30, korban terseret ke tengah laut.
”Menurut pengakuan teman korban, di area korban berenang memang ada palung laut,” ujar Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto.
Dia mengatakan, saat itu korban dan teman-temannya hanya berenang di tepi pantai.
Tidak sampai menyelam jauh ke tengah laut.
Rombongan pencari ikan tersebut dilengkapi alat snorkeling dan membawa maser (panah ikan) Teman-teman korban segera mencari pertolongan melalui nelayan setempat.
Dengan keterbatasan pencahayaan dan alat pencarian, seluruh teman dan nelayan yang ada di sana berupaya mencari korban.
Namun hanya ditemukan alat senter yang sebelumnya dipasang di kepala korban saja.
Malam itu, kondisi angin dan ombak di Pantai Kondang Merak semakin terasa kencang.
Pencarian dihentikan oleh tim gabungan lantaran cuaca semakin buruk dan berisiko apabila dipaksakan meneruskan pencarian.
Pencarian juga melibatkan para nelayan.
Setiap nelayan yang berangkat mencari ikan diminta ikut melakukan pantauan.
“Angin terus berembus kencang, namun kami tetap upayakan pencarian, terutama di radius terdekat hilangnya korban,” pungkasnya. (aff/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana