Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Drainase Sempit, Lima Jalan di Surabaya Rawan Tergenang

Aditya Novrian • Rabu, 19 Maret 2025 | 18:42 WIB
Ilustrasi banjir (pch.vector).
Ilustrasi banjir (pch.vector).

SURABAYA – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya mencatat ada lima jalan di Surabaya Selatan yang rawan banjir.

Genangan disebabkan karena drainase yang sempit.

Lima ruas jalan itu adalah Jalan Gayungsari Barat, Jalan Gayungsari Timur, Jalan Kutisari, Jalan Siwalankerto, dan Jalan Pagesangan.

Di Pagesangan, kondisi jalan terlihat masih cukup baik di beberapa titik, tetapi ada bagian yang sudah mulai bergelombang akibat seringnya terendam air.

 

”Sekarang sih kering. Tapi kalau hujan deras, pasti banjir di sini. Air nya bisa setinggi mata kaki, bisa lebih, tergantung derasnya hujan,” ujar Nurul Fadilah, warga RW 3 Pagesangan.

Menanggapi hal itu, Kabid Drainase DSDABM Surabaya Windo Gusman Prasetyo menjelaskan, kapasitas saluran air di Gayungsari Timur dan Gayungsari Barat masih kecil.

Sementara tata guna lahannya sudah berubah.

”Seharusnya diperbesar sesuai kebutuhan hujan yang terja di,” ujarnya kemarin (18/3).

 

Pagesangan dan Siwalankerto juga mengalami permasalahan serupa.

Menurut Windo, aliran air dari Pagesangan menuju Gayungsari Barat dan Dukuh Menanggal masih belum optimal.

Sehingga diperlukan penambahan rumah pompa dan kapasitas saluran air.

Sayangnya, upaya penanganan banjir itu terkendala anggaran.

Windo menyebut, hingga saat ini, belum ada dana untuk proyek pelebaran saluran air di lima titik rawan banjir tersebut.

”Mungkin baru bisa dikerjakan tahun depan,” katanya.

Meski tidak ada anggaran, pemkot tetap menyiapkan langkah meng antisipasi banjir.

Tim DSDABM telah menyiagakan mobil pompa darurat serta mengosongkan saluran drainase untuk mempercepat aliran air.

”Rumah pompa yang sudah ada juga dioperasikan secara maksimal untuk mengurangi genangan,” tandasnya. (ana/aph/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Surabaya #tergenang banjir #Drainase sempit #Banjir