KABUPATEN – Kecelakaan tunggal akibat aquaplaning terjadi di KM 76 ruas jalan tol Pandaan Malang kemarin (19/3).
Sebuah mobil Mitsubishi Pajero yang dikendarai Andi Setiawan, 49, tergelincir dan terbalik pada saat melaju kencang di bawah guyuran hujan deras.
Akibatnya, mobil itu mengalami rusak parah di bagian atas dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 10 juta.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi pada pukul 13.00.
Saat itu, Andi yang merupakan warga Taman Puspa Raya, Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya mengemudikan mobil Pajero dengan nomor polisi L 1259 WG.
“Mendekati TKP, mobil korban mengalami aquaplaning,” ujar Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana.
Aquaplaning merupakan kondisi ketika ban mobil kehilangan daya cengkeram dengan permukaan jalan akibat adanya lapisan air yang cukup tebal.
Biasanya terjadi saat kendaraan melibas genangan air di jalan dengan kecepatan tinggi.
Roda kendaraan tak lagi menapak di atas jalan, melainkan sedikit melayang dan mengakibatkan kendaraan itu tak terkendali.
Kondisi itu pula yang terjadi pada mobil Pajero di KM 77 kemarin.
Ban depan sebelah kanan mobil jenis SUV itu selip dalam kon disi melaju kencang.
Mobil pun terpelanting ke kanan dan menciptakan gesekan kuat dengan beton pembatas median jalan.
Sampai akhirnya mobil itu berakhir dalam posisi terbalik di lajur satu.
“Setelah kami periksa, bodi depan dan atap mobil mengalami ringsek parah,” lanjut Hendrix.
Selain itu, kaca depan mobil dan kaca samping pintu mobil sebelah kanan dan kiri ikut pecah.
Untungnya kondisi pengemudi baik-baik saja meski sempat terjebak sebentar di dalam mobil yang terbalik.
Hendrik memastikan kecelakaan tunggal kali ini murni karena kondisi jalan dan cuaca.
Tidak ada indikasi mengantuk atau kelalaian lain dari pengendara.
Namun, dia mengimbau kepada pengendara agar lebih berhati hati saat melintas di jalan tol dalam kondisi hujan.
Sebaiknya mobil dijalankan dengan perlahan agar tidak tergelincir, terutama jika air hujan sudah cukup tebal melapisi badan jalan. (aff/fat)
Editor : A. Nugroho