SUMBERPUCUNG – Ancaman bahaya pohon tumbang masih mengintai pengendara.
Kemarin (27/3), pohon pinisium di Jalan Raya Karangkates, Kecamatan Sumberpucung tumbang.
Tumbangnya pohon tersebut mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas kendaraan yang menuju bendungan lahor.
Pohon setinggi 15 meter dengan diameter 70 sentimeter itu melintang menutup ruas jalan.
Praktis, kendaraan tidak bisa melintas.
Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu jam, setelah itu arus lalin kembali normal.
Informasi yang dihimpun, pohon tumbang sekitar pukul 04.15.
Namun laporan yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang sekitar pukul 05.05.
Petugas segera meluncur ke lokasi dan melakukan evakuasi.
“Langkah pertama, kami potong pohon yang tumbang menjadi beberapa bagian agar mudah diangkat,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kemarin.
Setelah pohon terpotong menjadi bagian bagian, dia melanjutkan, masing-masing diangkat menuju truk pengangkut.
Baru kisaran pukul 06.05 tempat kejadian perkara (TKP) sudah bersih.
Menanggapi banyaknya pohon tumbang, Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengaku sudah melakukan upaya pencegahan.
Salah satunya melalui perempesan pohon pohon yang sudah tua dan berdaun rindang.
“Kami lakukan rutin sembari memetakan terus pohonpohon yang berpotensi tumbang,” ujar Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari.
Pihaknya tidak bisa sembarangan memo tong pohon karena berdampak buruk kepada lingkungan.
Untuk itu, dia mengatakan, setiap pohon yang terdeteksi memiliki kerawanan tumbang, DPUBM akan mengkaji terlebih dahulu.
Hasil kajian menjadi pijakan langkah selanjutnya, misalnya perlu dipotong atau tidak. (aff/dan)
Editor : A. Nugroho