MALANG KOTA – Nahas menimpa Muhammad Arif Priyono, 26. Warga Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk itu meninggal di Jalan Raden Panji Suroso, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Malang, dini hari tadi (10/4). Dia meninggal setelah menabrak truk yang berhenti di pinggir jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Muhammad Isrofi menjelaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.30.
Isrofi mengatakan saat itu, Arif melaju menggunakan Honda Supra dengan nomor polisi AG 3581 VBS. Dia melaju dari selatan ke utara atau dari arah kawasan Sulfat menuju Arjosari. ”Kemungkinan karena yang bersangkutan kurang konsentrasi, akhirnya menabrak bagian belakang truk jenis Hino dengan nomor polisi L 8283 UX,” jelas dia.
Menurut Isrofi, truk yang ditabrak posisinya berada di tepi jalan. Truk tersebut dikemudikan oleh Sulistiono, 56, warga Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. ”Posisi truk berhenti di tepi jalan dengan menghadap ke arah utara,” imbuh perwira dengan dua balok emas di pundak tersebut.
Saat tabrakan terjadi, sopir truk terkejut mendengar suara seperti benturan keras pada bagian belakang. Sopir tersebut langsung mengecek dan menemukan Arif dalam kondisi terluka di bagian kepala hingga. Saat itu, Arif diketahui sudah tak bergerak.
Kejadian itu segera dilaporkan kepada kepolisian. Polisi segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Saat itu, Arif sudah meninggal. Jenazah lalu dibawa menuju kamar jenazah RSUD dr Saiful Anwar (RSSA). ”Selain adanya korban meninggal dunia, kecelakaan ini juga menyebabkan dampak berupa kerugian materil yakni kerusakan di bagian belakang truk,” tandas Isrofi. (mel)