MALANG - Dalam kurun waktu 13 jam, dua nyawa melayang di jalanan Kabupaten Malang.
Korban pertama bernama M. Rifqi Hidayatulloh, 21, warga Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran.
Dia meninggal setelah menabrak truk yang sedang parkir pinggir Jalan Raya Panji, Kecamatan Kepanjen pada Rabu (23/4) malam.
Kecelakaan kedua menewaskan Dhea Rahma, 16, di Jalan Raya Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kamis (24/4) pagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoi rudin mengatakan, kecelakaan pertama terjadi ketika Honda Beat bernopol N 4490 EGH yang dikendari Rifqi melaju cukup kencang.
Karena kurang konsentarasi, dia menabrak truk muatan tebu yang parkir karena mogok.
”Kondisi jalan remang-remang dan sopir truk tidak menyalakan lampu hazard,” ujar Samsul.
Rifqi mengalami luka di kepala dan pendarahan cukup parah.
Nyawa pemuda itu pun tak tertolong.
Sementara sopir truk meninggalkan lokasi kejadian sebelum sempat ditanyai identitasnya oleh kepolisian.
Sementara peristiwa kedua terjadi karena kelalaian Agus Setiawan, 47, warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Blitar.
Dia yang mengendarai Toyota Innova bernopol AG 1761 EJ gagal menyalip kendaraan di depannya.
”Dari arah berlawanan muncul Dea menggunakan motor Aerox. Keduanya terlibat adu banteng,” beber Samsul.
Dhea terpental dari sepeda motornya dan jatuh ke aspal.
Dia meninggal di tempat dan segera dievakuasi menuju RSUD Kanjuruhan. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho