DAU – Kandang hewan ternak di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang hangus dilalap si jago merah, Minggu malam (27/4).
Sekitar 42 ekor hewan, yakni 27 kambing dan 15 ekor ayam hangus terbakar.
Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Baca Juga: Kebakaran di Kedung Rukem Surabaya Diduga dari Obat Nyamuk
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30.
Mulanya, Suparti, 50, pemilik kandang memasak di dapur.
Lokasi dapur berdempetan dengan kandang ternak.
Belum selesai memasak, Suparti masuk ke kamar karena kepalanya sakit.
Sebelum meninggalkan dapur, dia berpesan kepada suaminya agar mematikan kompor setelah masakan matang.
Baca Juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Enam Kios
”Suami saya juga lupa mematikan kompor, ia pergi keluar untuk bertemu tetangga,” kata Suparti.
Saat itu, tetangganya menggelar hajatan.
Suparti mengetahui ada kebakaran setelah dipanggil tetangganya.
Warga yang menghadiri hajatan melihat ada api membubung di belakang rumah Suparti.
”Tetangga saya melihat api sudah tinggi dan sudah melahap seluruh kandang,” terang Parti.
Lebih lanjut, kobaran api tersebut berusaha dipadamkan oleh seluruh warga menggunakan peralatan seadanya.
Pukul 21.30 api berhasil dipadamkan namun kandang sudah menjadi abu.
”Semuanya habis, hewan, pakan, bahkan peralatan dapur juga habis,” kata Parti.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Petungsewu Supriadi menceritakan, dia turut membantu memadamkan kobaran api.
Baca Juga: Terbakar Empat Jam, Toko Pecah Belah Rugi Rp 1 M
Beruntung desa itu memiliki air tanah yang melimpah dan deras.
”Beruntung juga mayoritas pekerja penduduk desa adalah berkebun, jadi kami semua punya pompa air,” kata Supriadi.
Pompa tersebut membantu warga menyiramkan kebakaran lebih cepat.
Setelah api padam, warga desa turut membantu membereskan puing-puing kebakaran, termasuk menguburkan hewan-hewan ternak milik Suparti.
”Kami semua bekerja sama, saling gotong royong membantu warga desa yang terkena musibah,” pungkas Supriadi. (wb1/dan)
Editor : A. Nugroho