Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lagi, Jip Wisata Bromo Celaka Terjun ke Ladang Ngadas Poncokusumo, Sopir Patah Tulang, Enam Penumpang Luka Ringan

Fathoni Prakarsa Nanda • Minggu, 18 Mei 2025 | 17:20 WIB
TERGELINCIR: Kondisi mobil jip tersebut rusak parah setelah terguling berkali-kali di ladang warga yang kemiringannya tergolong curam.
TERGELINCIR: Kondisi mobil jip tersebut rusak parah setelah terguling berkali-kali di ladang warga yang kemiringannya tergolong curam.

KABUPATEN– Kecelakaan kembali menimpa mobil pengangkut wisatawan menuju Gunung Bromo, Sabtu dini hari (17/5).

Sebuah mobil Toyota Land Cruiser FJ40 keluar dari jalan aspal di Vihara Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, kemudian jatuh ke ladang kentang yang kemiringannya menyerupai jurang.

Sopir mengalami patah tulang, sementara enam penumpang dikabarkan hanya luka ringan.

Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono mengatakan, mobil Hardtop dengan nomor polisi DK 1175 YL itu berangkat dari basecamp Tumpang sekitar pukul 02.00.

Sopirnya bernama Efendi Arif, warga Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Efendi membawa enam penumpang yang merupakan wisatawan dari Jakarta.

Mereka adalah Basith Aqil Sururi, Kris Wahyudiningsih, Ollav Zaina Almahyra, Annosheh Eiliya Alzeta, Khaula Aurora Jasmine, dan Ai Komala Sari.

Seluruhnya terdata sebagai warga Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Seperti biasa, awalnya mobil tersebut berjalan dengan kecepatan sedang.

Sopir mulai menambah kecepatan saat memasuki tanjakan atas Vihara Ngadas.

Harapannya bisa melihat matahari terbit di kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Pos Jemplang.

Sekitar pukul 03.10, mobil tersebut malah oleng, keluar jalur, dan terjatuh ke ladang warga dengan kemiringan yang sangat curam.

TITIK RAWAN: Polisi mengamati titik awal tergelincirnya mobil Toyota Land Cruiser di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, kemarin (17/5).
TITIK RAWAN: Polisi mengamati titik awal tergelincirnya mobil Toyota Land Cruiser di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, kemarin (17/5).

”Informasi yang saya terima, mobil itu menyenggol kayu di bahu jalan. Karena itu pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan dan jatuh ke ladang kentang milik warga,” terang Didik.

Mobil itu terus berguling ke bawah dan berhenti di jalan perkebunan.

Kondisi mobil langsung rusak parah. Atapnya terbuka.

Bagian depan, belakang, dan samping mobil juga ringsek.

Beruntung tidak ada yang meninggal dalam kecelakaan itu.

”Kalau dilihat dari kerusakan kendaraannya, kemungkinan mobil itu jatuh dari ketinggian lebih dari 10 meter,” sebut Staff Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama.

Selain sopir dan penumpang, tidak ada saksi lain yang mengetahui kronologi kecelakaan tersebut.

Termasuk berapa kali mobil terguling dan bagaimana enam penumpang bisa selamat serta hanya mengalami luka ringan.

”Informasi yang saya dengar, saat jatuh, atap mobil jip terbuka, sehingga penumpang bisa segera keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri,” imbuh dia.

Sementara itu, Kapolsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiharto mengatakan peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke pihak Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang.

Tapi, informasi yang dia dapat, semua penumpang beserta sopirnya sudah mendapat perawatan medis.

“Semuanya dirawat di RS Sumber Sentosa, Tumpang.

Khusus sopir yang mengalami patah tulang akhirnya dirujuk ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang,” ujar dia. (biy/fat)

Editor : Aditya Novrian
#luka ringan #ngadas #Ladang #wisatawan #sopir patah tulang #Bromo #asal jakarta #poncokusumo #Terjun