Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pabrik Rokok di Pakisaji Terbakar, Rp 5 Miliar Melayang

A. Nugroho • Minggu, 25 Mei 2025 | 15:16 WIB
API MEMBUBUNG TINGGI: Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang bersiap memadamkan api yang membakar Pabrik Rokok Atlas di Jalan Raya Genengan, Kecamatan Pakisaji, Jumat malam (23/5).
API MEMBUBUNG TINGGI: Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang bersiap memadamkan api yang membakar Pabrik Rokok Atlas di Jalan Raya Genengan, Kecamatan Pakisaji, Jumat malam (23/5).

 

KABUPATEN - Kebakaran melanda Pabrik Rokok Atlas di Jalan Raya Genengan, Kecamatan Pakisaji, Jumat malam (23/5). Belum bisa dipastikan penyebab kebakaran meski polisi sudah melakukan penyelidikan. Namun, total kerugian diperkirakan mencapai Rp 5 miliar.

Pabrik seluas 500 meter persegi terdata milik Hendrik Harianto, 55, warga Perumahan Puncak Dieng, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Saat terbakar, pabrik dalam kondisi sepi tanpa penjagaan. Karena itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api terlihat pertama kali pada pukul 20.35 dari bagian depan pabrik. Saat itu, seorang warga bernama Dwi Basuki sedang melintas dan melihat jilatan api sudah membubung tinggi. ”Api seperti menyembul dari balik pagar pabrik setinggi tiga meter yang tertutup rapat. Saya langsung telepon petugas damkar,” ujar Dwi saat ditemui di lokasi kejadian.

Dwi juga menghubungi karyawan pabrik bernama Heri yang biasa bertugas menjaga pabrik. Selang 10 menit, Heri datang dan membuka gerbang pabrik. Dia masih sempat menyelamatkan truk milik pabrik yang berada di samping bangunan.

Tapi, bagian depan pabrik yang berfungsi sebagai kantor dan tempat penyimpanan saus rokok serta cengkih sudah terbakar hebat. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.40 tak bisa berbuat banyak.

Api sangat cepat menyebar ke bagian tengah pabrik. Sempat terjadi satu kali ledakan sekitar pukul 21.00. Suara itu diduga berasal dari mesin yang terbakar.

Khawatir terjadi ledakan susulan, tim damkar meminta warga yang berkerumun menyaksikan kebakaran keluar dari halaman pabrik. Apalagi konstruksi pabrik sudah melemah setelah kebakaran hebat.

otensi bangunan yang beratap galvalum itu roboh sangat besar. ”Yang boleh berada di sekitar pabrik hanya petugas saja,” ujar Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Malang Angga.

Api akhirnya bisa dipadamkan seluruhnya pada pukul 23.55. Total kerugian yang diderita pemilik pabrik mencapai Rp 5 miliar. Sebab, pabrik sekaligus gudang yang terbakar itu menyimpan 100 ton cengkih, saus rokok, kertas cukai, serta perlengkapan kantor.

Karena karyawan sudah pulang pada pukul 16.00, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat itu. Kemarin (24/5), Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polres Malang melakukan investigasi di pabrik sejak pukul 08.00 hingga sore. Tapi mereka belum mengumumkan kesimpulan tentang penyebab kebakaran pabrik rokok tersebut.

”Masih terus kami dalami. Yang jelas, sejauh ini tidak ada indikasi sabotase,” kata Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar.

Editor : A. Nugroho
#pakisaji #kebakaran #Rokok #pabrik