Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Baru Pasok Barang, Kios Fotokopi dan ATK di Karangploso Terbakar

Fajar Andre Setiawan • Senin, 9 Juni 2025 | 15:52 WIB
HANGUS: Pemilik kios fotokopi dan ATK, Djaswadi, sedang melihat tempat usahanya yang hangus terbakar pada Sabtu lalu (7/6).
HANGUS: Pemilik kios fotokopi dan ATK, Djaswadi, sedang melihat tempat usahanya yang hangus terbakar pada Sabtu lalu (7/6).

KARANGPLOSO - Usaha fotokopi dan perlengkapan Alat Tulis Kantor (ATK) yang dirintis Djaswadi sejak 2004 silam kini tinggal cerita. Kios seluas 72 meter persegi di Jalan Panglima Sudirman, Dusun Girimoyo, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso itu hangus dilalap si jago merah pada Sabtu malam lalu (7/6) pukul 23.35.

Pria berusia 66 tahun itu menyebut kebakaran diakibatkan korsleting listrik salah satu mesin fotokopi. Pasalnya, ada percikan api di belakang mesin tersebut. Tak lama kemudian api dengan cepat merambat. Wajar, karena di dekat mesin penggandaan itu ada tumpukan kertas dan barang-barang mudah terbakar lainnya.

Saat kejadian, Djaswadi dan keluarga sudah terlelap. Dia terbangun lantaran lampu di rumahnya padam. Lantas dia mengecek keadaan rumah di sekitarnya. Ternyata yang padam hanya lampu di rumahnya saja. Di waktu yang sama, tercium bau gosong. Seketika dia mengecek kios yang ada di depan rumahnya.

“Dari jendela asap tebal sudah terlihat dan api juga sudah besar,” ujar Djaswadi.

Sontak dia membangunkan keluarga dan tetangga sekitar. Tak berselang lama mesin fotokopi yang terbakar itu meledak. Otomatis api langsung merembet ke mana-mana dan membesar.

Djaswadi bersama warga sempat berusaha memadamkan api secara manual. Itu dilakukan sampai damkar datang. Hingga akhirnya api baru bisa dipadamkan Minggu (8/6) pukul 01.20 dini hari. Insiden tersebut membuat dua mesin fotokopi, satu komputer, dua mesin jilid, dua mesin printer, dan gudang penyimpanan ATK hangus tak tersisa.

“Kerugiannya kalau diperkirakan mencapai Rp 200 juta,” jelas Djaswadi.

Dia mengaku baru saja memasok stok ATK di gudang untuk menyambut tahun ajaran baru 2025/2026. Biasanya penjualan ATK akan meningkat berkali-kali lipat saat momen tersebut. Namun, stok barang di gudang yang berhasil diselamatkan tak lebih dari 10 persen saja.

Komandan Pleton Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Syaiful Anwar menegaskan perlu waktu 1 jam 30 menit untuk memadamkan api. Dia menyebut ada lima unit mobil Damkar yang diturunkan.

“Tiga unit dari Damkar Kabupaten Malang dan 2 unit dari Damkar Kota Batu,” pungkasnya.

(yad/dre)

 

Editor : A. Nugroho
#kebakaran #ppk #usaha fotokopi #ATK