PAKIS - Sebuah bengkel las di Jalan Bugis, Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis dilalap jago merah kemarin (22/6). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu menghanguskan Rp 300 juta.
Kobaran api diketahui warga sekitar pukul 20.00 itu pertama kali diketahui warga di sekitar bengkel. ”Waktu itu saya nonton televisi di rumah, tapi mendengar seperti suara letusan,” ujar Dedik, warga yang rumahnya berjarak sekitar 5 meter dari lokasi kebakaran tersebut kemarin.
Lantaran penasaran, Dedik keluar untuk mengetahui situasi. Dia kaget setelah mengetahui bengkel di samping rumahnya dilalap si jago merah. Dedik berteriak meminta tolong warga, kemudian mereka memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. “Saya diberi tahu oleh tukang ojek di sana. Ada kebakaran,” ujar Wakid yang rumahnya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.
Bengkel las tersebut milik Farkan Sultoni, warga sekitar. Kebakaran terjadi ketika bengkel sudah tutup, sehingga pemiliknya sudah pulang. Sultoni mengetahui bengkel miliknya terbakar setelah mendapat informasi dari warga. ”Saya sedang pergi hajatan di dekat rumah,” mata Sulthoni.
Dia pun bergegas menuju lokasi. Namun api sudah membakar hampir seluruh isi bengkel. Termasuk kompresor dan tabung elpiji kemasan tiga kilogram. Beberapa saat kemudian, tim dari Damkar Kabupaten Malang tiba di lokasi. Mereka langsung menyemprotkan air ke titik api. Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Kapolsek Pakis AKP Suyanto menerangkan, pihaknya sudah mendatangi lokasi guna melakukan investigasi. Saat ini pihaknya menduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik. “Korsleting pada kabel yang berada di belakang mesin kompresor. Kemungkinan ada percikan api yang akhirnya merembet ke barang-barang di sekitarnya,” pungkas Suyanto.(yad/dan)
Editor : A. Nugroho