Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tabrak Ambulans di Depan Rumah Sakit, Pengendara Vario Asal Sukun Langsung Masuk IGD

Nabila Amelia • Sabtu, 6 Juni 2026 | 17:18 WIB
HANCUR: Kondisi ambulans usai ditabrak motor Vario di depan RSSA, Sabtu pagi (6/6).
HANCUR: Kondisi ambulans usai ditabrak motor Vario di depan RSSA, Sabtu pagi (6/6). Foto: Satlantas Polresta Malang Kota for Radar Malang

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Kecelakaan terjadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sabtu pagi tadi (6/6). Tepatnya di depan pintu masuk IGD RSUD dr Saiful Anwar (RSSA), Kelurahan/Kecamatan Klojen, Kota Malang. Akibatnya, satu unit ambulans yang sedang mengangkut pasien ringsek. Bumper depannya hancur berkeping-keping akibat ditabrak Vario dengan kecepatan tinggi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, kecelakaan itu bermula saat ambulans bernomor polisi B 1675 DFB menuju RSSA sekitar pukul 03.15. Ketika hendak masuk gerbang rumah sakit, mendadak dari arah utara motor Honda Vario N 6433 ADL melaju kencang. Jarak terlalu dekat. Pengendara Vario tak sempat menghindar. Braaak..! Tabrakan tak terelakkan. Pengendara Vario, Ilham Aji Ramdhan, 24, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, terpelanting. Saking kerasnya tabrakan, motornya hancur usai mengantam ambulans.

Sementara ambulans berjenis Wuling Cortez itu langsung berhenti. Mesinnya mati. Bumper depannya pecah dan berserakan di aspal.

"Diduga karena tidak konsentrasi pengendara akhirnya menabrak ambulans," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Eko Prasetyo.

Eko mengatakan, selain tidak konsentrasi, pengendara Vario seharusnya mendahulukan ambulans karena merupakan kendaraan prioritas dan dalam kondisi darurat. "Harusnya ambulans didahulukan," ujarnya.

Akibat kecelakaan itu, pengendara Varia mengalami luka cukup parah. Sama dengan pasien yang ada di dalam ambulans yang ditabraknya, Ilham juga harus dilarikan segera ke IGD RSSA.

Polisi Bakal Tutup U-Turn

Kaurbinopsnal Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Saiful Husen menambahkan, terkait potensi kecelakaan di lokasi tersebut pihaknya sempat melakukan tindakan antisipasi. "Antisipasi itu dengan cara menutup u-turn atau putar balik, tapi penutupan memang tidak dilakukan secara permanen," ucapnya.

Jika ditutup, maka saat ada ambulans dari selatan yang hendak melintas, tutupnya bisa dibuka sewaktu-waktu oleh petugas keamanan. "Kami akan upayakan agar ditutup kembali. Hal ini untuk menghindari insiden serupa (kecelakaan, Red) terulang," tandas Saiful. (mel)

Editor : A. Nugroho
#Tabrakan #ambulans #Kota Malang #RSSA #kecelakaan