Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Senggol Motor, Warga Kepanjen Meninggal Dunia di Kebonagung

Nahdiatul Affandiah • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:56 WIB
MENINGGAL DI TEMPAT: Polisi menunjukkan lokasi jatuhnya korban kecelakaan di Jalan Raya Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat malam (3/7). (Satlantas Polres Malang For Radar Malang).
MENINGGAL DI TEMPAT: Polisi menunjukkan lokasi jatuhnya korban kecelakaan di Jalan Raya Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat malam (3/7). (Satlantas Polres Malang For Radar Malang).

 

KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Kecelakaan di Jalan Raya Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji pada Jumat malam (3/7) menyebabkan timbulnya satu korban jiwa. Korban diketahui bernama Edo Ferdiansah, 27, warga Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen. Dia dinyatakan meninggal di tempat setelah mengalami luka serius di bagian kepala.

 

Berdasar keterangan sejumlah saksi yang dihimpun polisi, kecelakaan itu bermula saat korban mengendarai motor Honda Beat dengan nomor polisi N 2760 ECT di lokasi sekitar pukul 23.00. Kondisi jalan saat itu sepi dan sedikit remang-remang. Korban berkendara menuju Kota Malang.

 

Sesampainya di lokasi kejadian, korban bermaksud mendahului motor di depannya. Namun posisi kendaraan korban kurang ke kanan, sehingga terjadi senggolan. ”Karena jalan sepi dan kedua kendaraan itu kecepatannya agak tinggi, ketika terjadi tabrak samping salah satunya langsung terpental,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin.

 

Setelah bersenggolan, korban langsung terpental ke tengah jalan dan mengalami luka serius di bagian kepala. Fatalitas kecelakaan makin tinggi karena saat olah TKP, polisi tidak menemukan helm yang dipakai korban.

 

Laporan kecelakaan itu baru masuk ke polisi dini hari kemarin sekitar pukul 01.00. Posisi korban sudah dibawa ke RSUD Kanjuruhan. Sementara motornya dipinggirkan oleh saksi yang ada di TKP.

 

Sementara itu, kendaraan yang bersenggolan dengan korban belum diketahui keberadaannya. Saat ini polisi masih terus melakukan pencarian. Samsul mengimbau agar warga selalu berhati-hati saat bepergian, terutama pada malam hari.

 

Meski kondisi jalan sepi, berkendara dengan kecepatan tinggi punya risiko kecelakaan yang tinggi juga. ”Terutama pelanggaran tidak memakai helm, itu tingkat fatalitas kecelakaannya sangat tinggi,” ujarnya.

 

Total kerugian materiil dari kecelakaan Jumat malam (3/7) itu mencapai Rp 1 juta. Nilai itu dilihat dari segi kerusakan setelah kendaraan korban. Kemarin, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan pihak keluarga. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#Motor #meninggal #korban #Kebonagung #kecelakaan