RADAR MALANG – Penampilan gemilang Harry Kane di partai 32 besar Piala Dunia 2026 sukses membawa Inggris melaju ke babak 16 besar. Kemenangan 2-1 atas RD Kongo di Atlanta Stadium pada Rabu (1/7) itu menjadi momen epik bagi sang striker The Three Lions. Pasalnya, brace yang diciptakannya berhasil membawa Inggris comeback setelah sempat tertinggal oleh gol cepat Brian Cipenga di menit ke-7.
Seperti pada kemenangan Inggris sebelumnya, lagu band Britpop Oasis berjudul “Wonderwall” kembali bergema di seluruh stadion seusai laga. Nyanyian itu seakan menjadi tradisi yang hanya dimiliki sang negara kelahiran sepak bola tersebut.
Uniknya di momen kali ini, Kane, sang pencetak kemenangan sekaligus kapten The Three Lions mengajak rekan-rekannya untuk mendekati tribun suporter dan menyanyikan anthem itu bersama para pendukung. Mereka berdiri berjejer dan saling merangkul bahu selama “Wonderwall” dinyanyikan.
Pemandangan itu pun menjadi momen yang semakin emosional. Pasalnya, lagu itu tak hanya menjadi simbol perayaan kemenangan yang diraih, tetapi seakan menjadi harapan baru bagi Inggris untuk membawa pulang gelar Piala Dunia setelah terakhir kali meraihnya di tahun 1966 silam. Langkah mereka kini semakin jauh untuk memperjuangkan gelar kedua.
Baca Juga: Inggris Vs RD Kongo, Perebutan Tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai
Wonderwall Inggris Itu adalah Harry Kane
Lirik lagu “Wonderwall” bercerita tentang sesosok penyelamat yang datang ketika seseorang mulai kehilangan semangat. Makna mendalam yang tersimpan dalam lagu itu dianggap mirip dengan perjalanan timnas Inggris hingga hari ini.
Pada diri Harry Kane, penggemar seolah melihat sang “wonderwall” atau “penyelamat” mereka. Akun Instagram timnas Inggris bahkan mengunggah foto sang kapten dengan potongan lirik paling emosional dari lagu, “Because maybe, you’re gonna be the one that saves me (Karena mungkin, kau yang akan menyelamatkanku)”.
Baca Juga: Gemuruh Lagu "Wonderwall" Tutup Pertunjukan Perdana Kemenangan Manis Inggris Atas Kroasia
Sumbangan besarnya dalam kemenangan atas Kroasia di laga pembuka dan dalam comeback melawan RD Kongo di 32 besar berhasil menghidupkan kembali kepercayaan dan harapan penggemar. Kini, Kane telah berhasil mengumpulkan lima gol sepanjang turnamen dan bersaing dengan Messi, Mbappe, Haaland, dan Dembele dalam perebutan sepatu emas.
Bagi Inggris yang telah menunggu selama enam dekade, Harry Kane adalah sang penyelamat yang menjadi harapan Inggris untuk kembali membawa sepak bola pulang ke rumah.
Editor : Aditya Novrian