MALANG, RADAR MALANG – Piala Dunia 2026 kembali mencatatkan sejarah baru. Gol bunuh diri yang dilakukan bek Mesir, Mohamed Hany, saat menghadapi Australia pada babak 32 besar membuat turnamen edisi tahun ini resmi menjadi Piala Dunia dengan jumlah gol bunuh diri terbanyak sepanjang sejarah.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-55 ketika Mohamed Hany berusaha menghalau bola hasil tendangan bebas Australia. Namun, sundulannya justru mengarah ke gawang sendiri sehingga membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Pertandingan kemudian berakhir imbang sebelum Mesir memastikan kemenangan melalui adu penalti dan lolos ke babak 16 besar.
Gol bunuh diri Hany menjadi gol bunuh diri ke-13 sepanjang Piala Dunia 2026. Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya, yakni 12 gol bunuh diri yang tercipta pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Dengan turnamen yang masih menyisakan sejumlah pertandingan, rekor tersebut masih berpeluang terus bertambah.
Catatan lain yang membuat insiden ini semakin unik adalah Mohamed Hany menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak dua gol bunuh diri dalam satu edisi turnamen. Sebelumnya, rekor serupa hanya pernah dialami pemain Bulgaria, Ivan Vutsov, pada Piala Dunia 1966. Gol bunuh diri pertama Hany terjadi saat Mesir bermain imbang 1-1 melawan Belgia di fase grup.
Lonjakan jumlah gol bunuh diri pada Piala Dunia 2026 sudah menjadi perhatian sejak fase grup. Dalam 10 hari pertama turnamen saja telah tercipta tujuh gol bunuh diri, sehingga banyak pihak memperkirakan rekor 12 gol milik Piala Dunia 2018 akan terlampaui. Format baru Piala Dunia yang melibatkan 48 peserta dan menghadirkan total 104 pertandingan dinilai menjadi salah satu faktor yang meningkatkan peluang munculnya rekor-rekor statistik baru, termasuk gol bunuh diri.
Sebelum rekor dipecahkan Mohamed Hany, gol bunuh diri ke-12 turnamen dicatatkan oleh pemain Tunisia, Ellyes Skhiri, saat menghadapi Belanda. Gol tersebut menyamai rekor Piala Dunia 2018. Selang beberapa hari kemudian, gol bunuh diri Hany ke gawang Mesir membawa Piala Dunia 2026 berdiri sendiri sebagai edisi dengan gol bunuh diri terbanyak sepanjang sejarah.
Meski melakukan kesalahan yang berujung gol bagi lawan, Mohamed Hany tetap mampu bangkit. Mesir berhasil memaksakan pertandingan berlanjut hingga adu penalti dan akhirnya mengalahkan Australia untuk memastikan langkah ke babak 16 besar. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Mesir di fase gugur Piala Dunia.
Editor : Aditya Novrian