MALANG, RADAR MALANG – Maroko memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kanada dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga babak 16 besar yang berlangsung Minggu (5/7) pukul 00.00 WIB. Kemenangan Atlas Lions tidak dibangun dari dominasi mutlak, melainkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang di setiap fase pertandingan.
Berdasarkan statistik pertandingan, Kanada justru lebih agresif dalam menciptakan peluang. Tim asuhan Jesse Marsch melepaskan 10 tembakan, dua kali lipat lebih banyak dibanding lima tembakan milik Maroko. Namun, produktivitas itu tidak diikuti penyelesaian akhir yang baik. Hanya tiga tembakan Kanada yang mengarah ke gawang dan tidak satu pun berbuah gol.
Baca Juga: Mengenal Sosok Roberto Martínez: Dilema Emosional Pelatih Asal Spanyol di Kursi Portugal!
Sebaliknya, Maroko menunjukkan efisiensi yang jauh lebih tinggi. Dari lima percobaan, empat di antaranya tepat sasaran. Rasio akurasi tersebut menjadi gambaran bagaimana wakil Afrika itu mampu mengubah peluang menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Kanada.
Dalam penguasaan bola, Maroko juga sedikit lebih unggul dengan 56 persen, sementara Kanada mencatat 44 persen. Keunggulan tersebut tercermin dari distribusi bola yang lebih rapi. Maroko membukukan 399 operan dengan akurasi mencapai 85 persen, sedangkan Kanada menghasilkan 348 operan dengan akurasi 78 persen. Perbedaan ini menunjukkan Maroko lebih tenang dalam membangun serangan sekaligus menjaga ritme permainan.
Pertandingan sendiri berlangsung dalam tensi tinggi. Kanada melakukan 23 pelanggaran, jauh lebih banyak dibanding 14 pelanggaran yang dilakukan Maroko. Kedua tim sama-sama menerima empat kartu kuning, tanpa adanya kartu merah. Intensitas duel juga terlihat dari catatan offside, yakni tiga kali untuk Maroko dan dua kali bagi Kanada.
Menariknya, Kanada unggul dalam situasi bola mati dengan memperoleh 11 tendangan sudut, sedangkan Maroko hanya mendapat satu. Namun, banyaknya peluang dari sepak pojok gagal dikonversi menjadi gol. Sebaliknya, Maroko tampil lebih klinis ketika peluang terbuka di area permainan terbuka.
Skor akhir 3-0 menjadi bukti bahwa kemenangan tidak selalu ditentukan oleh jumlah peluang yang diciptakan. Kanada memang lebih sering mengancam dan memperoleh lebih banyak kesempatan dari bola mati, tetapi Maroko tampil lebih efektif dalam penyelesaian akhir, lebih disiplin menjaga penguasaan bola, dan lebih presisi dalam membangun serangan. Kombinasi itulah yang membawa Atlas Lions melangkah ke babak berikutnya dengan kemenangan yang layak.
Editor : Aditya Novrian