Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Trump Disebut Lobi FIFA demi Balogun, Striker AS Resmi Bebas Hukuman Kartu Merah Jelang Lawan Belgia

Parahita Ade Kumala • Senin, 6 Juli 2026 | 23:00 WIB
Folarin Balogun bebas hukuman kartu merah dari FIFA (instagram/balogun)
Folarin Balogun bebas hukuman kartu merah dari FIFA (instagram/balogun)

MALANG, RADAR MALANG – Kabar mengejutkan datang jelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat melawan Belgia. Penyerang tuan rumah, Folarin Balogun, dipastikan bisa kembali bermain setelah FIFA menangguhkan hukuman kartu merah yang sebelumnya membuatnya terancam absen.

Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak 32 besar. Berdasarkan tayangan VAR, striker berusia 25 tahun itu dinilai melakukan pelanggaran keras dengan menginjak kaki pemain lawan sehingga otomatis mendapat larangan bermain satu pertandingan.

Baca Juga: The Sheep Detectives: Benarkah Domba Bisa Mengenali Namanya? Simak Fakta Menarik Lainnya

Namun, hanya beberapa hari kemudian, Komite Disiplin FIFA mengumumkan bahwa hukuman tersebut ditangguhkan selama satu tahun. FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin dengan alasan pelanggaran Balogun dinilai sebagai benturan dinamis tanpa unsur kesengajaan untuk mencederai lawan.

Keputusan itu langsung memicu kontroversi setelah muncul laporan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat melakukan komunikasi langsung dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Meski FIFA menegaskan keputusan disiplin berada di tangan komite independen, kabar mengenai dugaan lobi dari Gedung Putih memancing perdebatan soal independensi dan integritas turnamen.

Federasi Sepak Bola Belgia menjadi salah satu pihak yang paling keras menyuarakan keberatan. Dalam pernyataan resminya, federasi menyebut tengah mempelajari berbagai langkah untuk melindungi prinsip fair play dan hak seluruh peserta Piala Dunia.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, bahkan menyindir keputusan tersebut. Ia menyebut situasi itu terasa seperti Hari April Mop dan menegaskan bahwa pihaknya sedang membela integritas sepak bola, bukan sekadar kepentingan tim nasional Belgia.

Kritik juga datang dari mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp. Menurutnya, apabila benar ada campur tangan politik dalam keputusan disiplin FIFA, maka hal itu menjadi preseden yang sangat berbahaya bagi sepak bola dunia.

Kini, Balogun dipastikan siap memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar. Di sisi lain, keputusan FIFA tersebut masih terus menjadi salah satu isu paling panas sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Pesona Coban Rondo dan Taman Labirin Terus Tarik Wisatawan ke Malang

Editor : Aditya Novrian
#Kartu Merah Piala Dunia #folarin balogun #amerika serikat #piala dunia 2026 #donald trump