MALANG KABUPATEN - Tidak banyak sosok Kepala Desa (Kades) yang benar-benar dicintai warganya.
Kades Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang bernama Gaguk adalah salah satu contohnya.
Pria kelahiran 1972 ini, Kamis (23/2) pagi didemo oleh ribuan warganya.
Gara-garanya, Gaguk menolak keinginan masyarakatnya agar menjabat Kades Kaliasri untuk kali yang kedua.
Aksi demo simpatik ini mendapat penjagaan ketat dari ratusan personel Polres Malang.
Aksi demo ini secara umum membuktikan jika suhu politik di desa jelang ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Malang pada 14 Mei 2023 ini memanas.
Baca Juga : Jelang Pesta Demokrasi, ASN dan Kades Wajib Netral.
Bos tebu tersebut dianggap sukses menorehkan prestasi besar sebagai kades di mata warganya. Selama menjabat di periode pertama, dia tidak mau mengambil gaji.
Hasil dari pemanfaatan lahan bengkok seluas lebih kurang 12 hektare juga tidak dipakai untuk kepentingan pribadinya.
Sekilas, tampak Gaguk memang jauh dari kesan formal sebagai sosok kades. Misalnya, untuk ngantor, dia nyaris tidak pernah berseragam.
Selain itu untuk menuju kantor desa dari rumahnya yang berjarak lebih kurang 500 meter, dia memilih naik sepeda onthel.
Mujianto, 53, mengatakan warga sangat berkehendak Gaguk bersedia dicalonkan sebagai kepala desa.
“Sebelumnya Pak Gaguk sudah bertemu dengan perwakilan warga untuk menyampaikan kehendak warga agar bersedia dicalonkan sebagai kepala desa," ujarnya.
"Nah hari ini adalah jawaban dari Pak Gaguk apakah bersedia atau tidak,” kata Mujianto. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Malang Online (@jawaposradarmalang)
Proses demo ini dilakukan di tengah-tengah jalannya acara sosialisasi hukum oleh Pemkab Malang terhadap para Ketua RT dan RW di Desa Kaliasri.
Usai didesak warganya, Gaguk tak bisa menyembunyikan kesedihannya karena melihat begitu besar kecintaan wargannya kepada dia.
"Dengan mengucap Bismillah, saya siap untuk menjabat kades kembali," kata Gaguk dengan nada terbata-bata.
Spontan, para warga yang berkumpul di halaman balai desa bersorak gembira dan mengucap Alhamdulillah. "Hidup Pak Gaguk!" pekik warga kompak.
Sementara itu hadir di aksi tersebut Camat Kalipare Nur Soleh Hidayat, SSTP, MM dan Kabid Pemdes DPMD Kab Malang, Ira Kuswandari SSTP.
Kepada warga yang datang, Camat Nur Sholeh Hidayat mengatakan dengan kesediaan Gaguk kembali dicalonkan sebagai kades maka tahapan Pilkades di desa ini bisa segera berjalan.
“Nanti pada 28 Februari akan dilakukan Bimtek untuk pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Malang,” katanya.(*/mas) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana