MALANG KOTA - Bursa bakal calon kepala daerah (cakada) Kota Malang semakin ramai.
Terbaru, Ganis Rumpoko mendeklarasikan diri maju menjadi bakal calon wali kota pada Kamis (15/8).
Dia akan maju lewat PDI Perjuangan (PDIP).
Baca Juga: Pilkada Malang, Gunawan Dapat Rekom Demokrat dan Hanura
Meski sudah mendeklarasikan diri, Ganis belum mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
Namanya akan ditimbang lagi oleh DPP.
Mengingat sebelumnya, Dewanti Rumpoko dan Ahmad Wanedi juga diusulkan menjadi pasangan bakal cakada dari PDIP.
Maka tak salah ke depan Ganis akan mencoba berburu rekomendasi ke DPP supaya bisa maju dalam Pilkada Kota Malang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Malang I Made Riandiana Kartika menegaskan hingga kemarin masih menunggu rekomendasi dari DPP.
Dia menyebut, deklarasi yang dilakukan Ganis merupakan dinamika politik.
Seluruh kader bebas untuk menyatakan kesiapan menjadi calon N1 atau wali kota.
”Memang kami persilakan deklarasi pribadi, kalau deklarasi partai menunggu rekomendasi DPP,” tegas Made.
Dia menerangkan, perihal deklarasi itu akan disampaikan ke DPP. Sebagai bukti keseriusan salah satu kader internal PDIP bertarung di pilkada.
”Kami sampaikan ke DPP ada deklarasi, tetap mereka yang akan menentukan di akhir,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Malang itu.
Made mengatakan, kemungkinan rekomendasi dari DPP untuk pilkada Kota Malang akan diberikan sekitar tanggal 20 Agustus sampai 26 Agustus.
Rekomendasi gelombang pertama diumumkan tanggal 14 Agustus lalu.
”Kemungkinan Kota Malang diberikan tanggal 18 atau 20 Agustus,” ucap Made.
Dia menekankan, hingga saat ini sikap PDIP masih sangat dinamis.
Baca Juga: Rekom DPP PDIP untuk Pilwali Kota Malang Turun Pertengahan Agustus
Ada beberapa kemungkinan yang akan dipilih partai identik dengan warna merah hitam itu.
Pertama, hanya mengusung satu nama untuk menjadi calon wali kota.
Kemudian mencalonkan kandidat wali kota dan wakil wali kota sekaligus.
Tidak menutup kemungkinan juga bisa mengajukan kandidat wakil wali kota saja.
Sementara untuk calon wali kota berasal dari partai lain.
”Tidak hanya di PDIP, semua partai sangat dinamis. Belum ada satu calon pun yang sudah memenuhi syarat maju pilkada,” tegas Made.
Sementara itu, selain mendeklarasikan diri sebagai bakal cakada, Ganis Rumpoko juga meresmikan relawannya.
Relawan itu diberi nama Bolo Ganis.
”SDM Kota Malang yang unggul menjadi kekuatan utama. Sehingga saya fokus meningkatkan ekonomi kreatif,” papar Ganis.
Anak dari Dewanti Rumpoko itu menyatakan kesiapan mundur dari jabatan anggota DPRD Kota Batu.
Sebab, itu merupakan salah satu syarat untuk maju pilkada.
Dia akan menunggu kabar lebih lanjut dari DPP apakah mendapat rekomendasi bisa maju dalam pilkada.
”Jika ditugaskan partai saya siap melepas jabatan dewan,” pungkasnya. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana