MALANG KOTA - Persiapan menjelang pemungutan suara Pilkada 2024 terus dimatangkan.
Selain KPUD, Pemkot Malang juga ikut dalam menyukseskan pesta demokrasi tersebut.
Seperti kemarin, Pemkot Malang menyusun sejumlah rencana yang harus dilakukan dalam waktu dekat.
Paling dekat, pemkot akan mengecek kesiapan logistik terkait pilkada pekan depan.
Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Malang Yuyun Nanik Ekowati mengamini.
Kunjungan akan dilakukan pada gudang logistik yang terletak di Janti, Kecamatan Sukun.
Pemkot ingin memastikan tempat penyimpanan itu aman selama musim hujan.
”Kami juga sudah menginstruksikan kepada setiap kecamatan menyiapkan gudang. Karena dari gudang Janti, akan transit dulu di kecamatan,” ujar Yuyun kepada Jawa Pos Radar Malang.
Setelah mengecek gudang logistik, jajaran Pemkot Malang bakal melawat ke kantor KPUD dan Bawaslu Kota Malang.
Yuyun menekankan, pemkot ingin seluruh petugas KPPS, PPS, dan PPK mendapat perlindungan dari BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.
”Anggaran untuk BPJS ini sudah ada di KPUD. Tinggal pelaksanaannya saja, jadi kami akan pantau terus,” tegas dia.
Dia menambahkan, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) juga menjadi perhatian pemkot.
Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menginstruksikan camat dan lurah melakukan sosialisasi masif kepada masyarakat.
Tingginya angka partisipasi pada pilkada, menjadi indikator pesta demokrasi itu
sukses digelar.
”Camat dan lurah menjadi ujung tombak memberikan pemahaman kepada masyarakat ikut berpartisipasi pada pilkada,” tegas mantan Pj Bupati Lebak itu.
Dia juga menyoroti belum tersedianya jaminan kesehatan.
Karena ini penting untuk menjaga keamanan penyelengara.
”Kami tak ingin ada petugas yang sampai gugur, maka harus ada antisipasi,” tandas dia. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana