RADAR MALANG – Presiden Prabowo Subianto resmi memulai lawatan luar negeri perdananya ke kawasan Timur Tengah.
Rabu (10/4) dini hari, Prabowo terbang dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Lawatan ini jadi langkah awal Prabowo sebagai kepala negara menjalin diplomasi strategis dengan lima negara: UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Jordania.
Dilansir dari kantor berita ANTARA, pesawat Kepresidenan PK-GRD lepas landas sekitar pukul 01.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Abu Dhabi pada pukul 06.00 waktu setempat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Optimistis Harga Pangan Berprotein Akan Turun dalam Setahun
Setibanya di sana, Prabowo akan bertemu Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ) untuk melakukan konsultasi soal perkembangan geopolitik dan situasi di Gaza.
“Pertemuan ini bentuk tukar pikiran, terutama soal kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia sekarang,” kata Prabowo dalam konferensi pers sebelum terbang yang dilansir oleh Antara, Rabu dini hari.
Setelah dari UEA, Prabowo bakal melanjutkan perjalanan ke Turki untuk kunjungan kenegaraan balasan, menyusul kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Berdasarkan yang disiarkan oleh media lain, Prabowo juga dijadwalkan hadir dalam Antalya Diplomatic Forum bersama sejumlah pemimpin dunia.
Baca Juga: Hari Ini, Prabowo Siap Umumkan Langkah RI Hadapi Tarif AS
Masih di Turki, Prabowo akan berdiskusi soal kerja sama industri, perdagangan, pendidikan, hingga kebudayaan.
Agenda selanjutnya adalah Mesir.
Di Kairo, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Presiden Abdel Fattah al-Sisi pada 12 April mendatang.
Setelah itu, ia akan terbang ke Doha, Qatar, untuk menyelesaikan sejumlah kesepakatan strategis antara kedua negara.
Terakhir, lawatan ditutup di Jordania.
Presiden akan berkonsultasi langsung dengan Raja Abdullah II bin Al-Hussein di Amman. (rsy)
Editor : Aditya Novrian