Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Dapat Hadiah Bus Sekolah dari Kemenhub RI

Bayu Mulya Putra • Selasa, 27 Mei 2025 | 16:13 WIB
BENTUK APRESIASI: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengecek bagian dalam dan luar bus dengan kapasitas 20 penumpang di balai kota, kemarin. Bus itu merupakan penghargaan dari Wahana Tata Nugraha (WTN) 2
BENTUK APRESIASI: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengecek bagian dalam dan luar bus dengan kapasitas 20 penumpang di balai kota, kemarin. Bus itu merupakan penghargaan dari Wahana Tata Nugraha (WTN) 2

 

MALANG KOTA - Pemkot Malang mendapat apresiasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Kota Malang menyabet predikat kota besar dengan penyelenggaraan kinerja transportasi perkotaan paling baik.

Sebagai bentuk apresiasi, Kemenhub memberikan hibah berupa satu bus sekolah, kemarin (26/5). Bantuan itu jadi bagian dari rangkaian penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2023-2024.

Ada lima indikator yang menandakan perolehan maksimal yang dicapai pemkot. Yakni bidang lalu lintas, angkutan jalan, sarana, prasarana, dan umum. Selain tahun 2023-2024, pemkot juga pernah dua kali meraih penghargaan yang sama. Tepatnya pada tahun 2016 dan tahun 2019.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, penghargaan dari ajang WTN diberikan setelah meraih serangkaian penilaian. ”Jadi tidak hanya sekadar paparan. Tim penilai juga turun untuk kroscek data di lapangan, permasalahan lalu lintas, dan langkah ke depan yang akan dilakukan,” tegas dia.

Dalam aplikasinya, pemkot mendapat dukungan dari lintas sektor. Misalnya saja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) dan Polresta Malang Kota.

Wahyu menambahkan, bus yang diberikan kepada pemkot memiliki kapasitas 20 tempat duduk. Fungsinya tidak hanya untuk bus sekolah. Namun bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemkot.

”Karena bus sekolah yang ada sekarang kan sudah cukup dalam memberikan pelayanan. Mungkin bus yang baru ini akan kami manfaatkan untuk kepentingan lainnya,” imbuh alumnus Institut Teknologi Nasional (ITN) tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra menambahkan, WTN bukan hanya ajang yang menyoroti masalah lalu lintas. Namun juga sarana-prasarana lainnya.

Menurut Jaya, poin yang membuat Kota Malang terpilih adalah transportasi bukan hanya masalah angkutan. Namun juga seluruh aspek transportasi.

Adanya kawasan tertib lalu lintas (KTL) juga turut mendukung. Berdasar Peraturan Wali (Perwali) Kota Malang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas, total ada 10 KTL. ”Yang termasuk KTL seperti Jalan Ijen dan Jalan Bandung,” sebutnya. (by)

Editor : A. Nugroho
#bus sekolah #Kemenhub RI #Dishub Kota Malang #Pemkot Malang