Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sekda Baru Kabupaten Malang Kawal Operasional Bus Trans Jatim

Mahmudan • Jumat, 26 September 2025 | 17:13 WIB
Komitmen Budiar.
Komitmen Budiar.

KEPANJEN – Seusai dilantik, Sekda baru Kabupaten Malang Budiar Anwar langsung tancap gas. Dia berkomitmen akan mengawal program-program bupati yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Hal itu sudah dia sampaikan di depan panitia seleksi terbuka (selter) calon Sekda beberapa waktu lalu. “Saya memaparkan beberapa program, termasuk bus Trans Jatim, jalan tol (Malang-Kepanjen), dan Alun-Alun Kepanjen yang sudah ada di dalam RPJMD Kabupaten Malang,” ujar Budiar setelah menjalani pelantikan di Pendapa Agung Kabupaten Malang kemarin (25/9).

Pesan Bupati Sanusi untuk Sekda baru.
Pesan Bupati Sanusi untuk Sekda baru.

Terkait rencana operasional bus Trans Jatim di Bumi Arema, Budiar mengatakan, pihaknya akan menyediakan feeder-feeder sebagai transportasi umum. Selain itu, juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sebagai pemilik transportasi bus Trans Jatim. Sedangkan untuk pemda di Malang raya, Budiar juga akan berkoordinasi bersama Pemkot Malang dan Pemkot Batu. Sebab selain Kabupaten Malang, dua daerah tersebut juga akan dilintasi bus Trans Jatim.

Dia juga berharap Kabupaten Malang akan semakin berkembang. Sebab, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan. Mulai dari kemiskinan, prasarana jamban, jalan lingkungan, hingga Open Defecation Free (ODF). ”Karena untuk mencapai SDGs (Sustainable Development Goals), semua aspek-aspek harus diperbaiki,” kata pejabat eselon II A Pemkab Malang itu.

Sementara itu, Bupati Malang H M. Sanusi menyampaikan, tugas utama Sekda adalah membantu bupati. Menurut Sanusi, Sekda adalah garda terdepan kepala daerah dalam menjalankan visi dan misinya dengan dibantu kepala perangkat daerah dan camat. “Sekda juga harus mengedepankan efektivitas dan akuntabilitas sesuai prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ucap Sanusi setelah melantik Budiar.

Dalam kesempatan itu, Sanusi juga mengungkap alasan memilih Budiar dibandingkan dua pesaingnya, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Eko Margianto dan Kepala Satpol PP Firmando Hasiholan Matondang. Selain karena senioritas, dipilihnya Budiar sebagai Sekda karena Sanusi mempertimbangkan hasil penilaian Tim Penilai Kinerja (TPK) Pemkab dan panitia seleksi (pansel). “Berdasarkan hasil penilaian pansel (saat proses selter), urutan nilainya (Budiar) teratas,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu.

Sanusi berharap, Sekda yang baru dapat segera beradaptasi dalam bersinergi dengan seluruh jajaran perangkat daerah. Selain itu, pemilik jabatan strategis itu juga harus berkolaborasi dengan jajaran legislatif guna mencapai tujuan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#rpjmd #Pemkab #Kabupaten Malang #sekda #bus Trans Jatim