Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menteri Keuangan Purbaya Buka Peluang Turunkan PPN di Tahun 2026

A. Nugroho • Kamis, 16 Oktober 2025 | 00:28 WIB
TAHUN DEPAN:  Menkeu Purbaya usahakan tarif PPN turun agar dapat mendongkrak daya beli masyarakat.
TAHUN DEPAN: Menkeu Purbaya usahakan tarif PPN turun agar dapat mendongkrak daya beli masyarakat.

RADAR MALANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kemungkinan adanya penurunan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tahun 2026 mendatang, ini disampaikan pada konferensi pers APBN pada Selasa 14/10). Saat ini, tarif PPN yang berlaku di Indonesia adalah 11 persen, setelah sebelumnya naik dari 10 persen pada masa kepemimpinan Sri Mulyani.

 

Purbaya menyampaikan bahwa rencana penurunan tarif tersebut masih dalam tahap kajian dan akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi nasional serta capaian penerimaan negara hingga akhir tahun 2025. Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin mengambil keputusan tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan dampak terhadap stabilitas fiskal dan konsumsi masyarakat.

 

“Kita akan lihat dulu bagaimana perkembangan ekonomi ke depan, apakah memungkinkan untuk menurunkan tarif PPN. Tujuannya tentu untuk meningkatkan daya beli masyarakat, namun harus dikaji dengan hati-hati,” jelas Purbaya.

 

Kebijakan penurunan tarif PPN dinilai dapat menjadi strategi pemerintah dalam menjaga daya saing ekonomi serta memperkuat konsumsi domestik di tengah ketidakpastian global. Sebagai perbandingan, di masa kepemimpinan Sri Mulyani, tarif PPN pernah dinaikkan dari 10 persen menjadi 11 persen, dan untuk barang-barang mewah bahkan mencapai 12 persen.

 

Dengan wacana baru ini, pemerintah berharap dapat menyeimbangkan antara kebutuhan fiskal negara dan kemampuan masyarakat dalam berbelanja, sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terjaga tanpa membebani rakyat secara berlebihan. (run)

Editor : A. Nugroho
#Purbaya Yudhi Sadewa #PPN turun #menteri keuangan #ekonomi