KEPANJEN - Ratusan pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) keprotokolan, seperti menjadi master of ceremony (MC), kemampuan public speaking, fotografi, videografi, liputan jurnalistik, dan reportase. Bimtek dilaksanakan di Ruang Rapat Anusapati, Kota Malang kemarin (12/11).
Harapannya mereka bisa meng-handle kegiatan. “Ritme kebutuhan kegiatan pemerintahan di Kabupaten Malang itu banyak sekali. Masing-masing perangkat daerah memiliki kegiatan dan terkadang mereka bergantung kepada protokol,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar Anwar kemarin.
Dengan adanya bimtek tersebut, masing-masing perangkat daerah bisa mempublikasikan kegiatannya secara mandiri. Setidaknya, dia melanjutkan, setiap perangkat daerah memiliki MC yang bisa diandalkan jika ada kegiatan di instansinya.
Dia berharap, hingga tingkat kecamatan pun memiliki staf yang bertugas untuk publikasi dan komunikasi. “Seorang MC itu harus bisa menjadi pusat perhatian. Mulai intonasi suara, gerak-geriknya, hingga pakaiannya harus diperhatikan,” kata pejabat eselon II A Pemkab Malang itu.
Selain MC, dia melanjutkan, fotografi dan videografi juga perlu dipelajari untuk dokumentasi. Cara-cara mengambil gambar, mulai dari angle hingga komposisi foto maupun video juga seharusnya tidak asal-asalan.
Termasuk penulisan dan pelaporan melalui ilmu jurnalistik dan komunikasi. Ke depan, dia juga menyarankan agar dapat ditambah bimtek hospitality atau keramahan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Setda Kabupaten Malang Imam Suyono menyebut, kegiatan tersebut mulai dilaksanakan sejak 2024 lalu. “Sebenarnya banyak yang berminat, tetapi karena keterbatasan anggaran, kami bisa menyelenggarakan satu kali dalam satu tahun,” kata Imam.
Dia menambahkan, awalnya daftar peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut sekitar 250 orang. Namun karena keterbatasan tempat, hanya ada sekitar 150 orang yang hadir. Sedangkan sisanya mengikuti secara daring melalui siaran langsung. “Kami mendatangkan empat narasumber sekaligus praktisi profesional untuk kegiatan ini,” imbuhnya.
Salah satunya Emil Faizza yang merupakan praktisi komunikasi dan public speaking. Selain itu, pihaknya juga mendatangkan protokol biro administrasi pimpinan (adpim) Provinsi Jawa Timur, fotografer profesional, dan jurnalis. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho