Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Prabowo Perkuat Akses Pendidikan Nasional melalui Program Sekolah Rakyat

Aditya Novrian • Senin, 2 Maret 2026 | 11:00 WIB

Presiden Prabowo dalam rapat dengan Dewan Pertahanan Nasional  (prabowo)
Presiden Prabowo dalam rapat dengan Dewan Pertahanan Nasional (prabowo)

RADAR MALANG – Presiden Prabowo Subianto memperkuat program strategis di sektor pendidikan yang telah berjalan pada pemerintahan sebelumnya dengan menghadirkan program Sekolah Rakyat (SR) sebagai langkah percepatan pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Teddy menegaskan bahwa seluruh program pendidikan yang telah dijalankan pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, tetap dilanjutkan tanpa penghentian. Salah satunya adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang hingga saat ini masih terus diimplementasikan.

"Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar berjalan. Bahkan Presiden Prabowo menambahkan ada sekolah rakyat," ungkap Teddy saat memberikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Teddy menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang belum memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan formal, baik mereka yang telah berhenti sekolah maupun yang sama sekali belum pernah mengenyam bangku pendidikan.

Ia menyatakan bahwa peserta didik tidak hanya mendapatkan layanan pendidikan gratis, tetapi juga difasilitasi dengan tempat tinggal, pemenuhan kebutuhan nutrisi, serta perlindungan layanan kesehatan.

"Anak-anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah, atau mungkin bahkan dia tidak pernah sekolah, disekolahkan di sekolah rakyat," jelasnya, dilansir dari JawaPos.com.

Dalam satu tahun terakhir, program tersebut telah menjangkau sekitar 16.000 hingga 22.000 siswa di 166 sekolah.

"Tahun ini, akan dibangun lagi 100 sekolah," ungkapnya.

Selain meluncurkan Sekolah Rakyat, Presiden juga turut membangun Sekolah Garuda yang terhubung dengan kampus-kampus baru untuk mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics).

"Tidak ada program yang tidak dilanjutkan. Semua program berjalan dan bahkan ditambah,” ujar Teddy.

 

Penulis Anna Tasya Enzelina

Editor : Aditya Novrian
#Sekolah Rakyat #Prabowo #pendidikan