Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Potensi Besar, Sandi Beri Perhatian Khusus Pertanian dan Perikanan

Editor : Hendarmono Al S. • Senin, 16 November 2020 | 05:05 WIB
Calon Bupati Malang HM Sanusi (kiri) saat mengunjungi Kecamatan Bululawang, beberapa waktu lalu. (Farik Fajarwati/Radar Kanjuruhan)
Calon Bupati Malang HM Sanusi (kiri) saat mengunjungi Kecamatan Bululawang, beberapa waktu lalu. (Farik Fajarwati/Radar Kanjuruhan)
BULULAWANG – Perhatian khusus diberikan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut satu HM Sanusi–Didik Gatot Subroto (Sandi) pada sektor pertanian dan perikanan. Pasalnya, potensi di dua bidang tersebut masih menjadi salah satu sektor andalan penggerak perekonomian di Kabupaten Malang.

Di dunia perikanan, calon bupati HM Sanusi menuturkan bahwa pihaknya kini tengah mematangkan konsep ekspor ikan ke luar negeri.
”Kami sudah bertemu dengan salah satu distributor industri perikanan yang memiliki pabrik di Dampit. Kalau bisa bekerja sama, maka ke depan komoditas ikan air tawar yang dihasilkan oleh peternak ikan di kabupaten bisa menembus pasar luar negeri,” paparnya.

Pria asal Gondanglegi itu menuturkan bahwa sudah waktunya produktivitas ikan air tawar ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. ”Terutama untuk komoditas ikan nila dan lele, sekarang kami sedang belajar untuk bisa memenuhi standar kriteria permintaan ekspor,” kata dia.

Selain budi daya ikan mandiri, pria berlatar belakang pengusaha tebu itu juga menuturkan bahwa pihaknya akan mengembangkan konsep pertanian mina padi. ”Jadi yang di atas ditanami padi dan yang di bawah digunakan untuk pembesaran ikan nila. Nanti saat panen hasilnya dobel. Jadi penghasilan petani nanti bertambah,” sambung Sanusi.

Dari segi kualitas, Sanusi menuturkan bahwa pihaknya juga akan menyiapkan strategi guna meningkatkan pendapatan para peternak ikan dengan menggelar pelatihan pengolahan hasil budi daya.

”Kalau dibandingkan dengan dijual mentah, nilainya akan lebih besar jika dijual dalam bentuk olahan. Maka dari itu perlu ada pendampingan bagi para pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah) mulai dari budi daya, pengolahan, hingga pemasarannya,” terang Sanusi.

Kini, kegiatan kampanye tatap muka terus digeber pasangan Sandi di 33 kecamatan yang tersebar di seluruh Kabupaten Malang.

Pewarta: Farik Fajarwati
Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#perikanan #Pertanian #RMC #Sandi