RADAR MALANG – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai bahwa partisipasi Indonesia dalam Board of Peace merupakan langkah diplomasi yang berani dan strategis. Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi momentum yang sangat penting dalam mendorong upaya perdamaian di Gaza.
Masyarakat Gaza merasa bersyukur karena adanya perdamaian ini hingga mereka bisa menikmati bulan Ramadan. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Ahmad Muzani di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta Barat, Minggu (22/2) malam.
Muzani menilai bahwa adanya rencana rekonstruksi Gaza sebagai langkah yang nyata dalam mendukung perjuangan pembebasan Palestina dari Israel. Menurutnya, inisiatif tersebut sekaligus menjadi penguat sekaligus membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional.
Lebih lanjut, Muzani turut menanggapi sejumlah kesepakatan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang baru saja ditandatangani. Ia menyambut positif kerja sama tersebut karena dinilai telah memuat beberapa poin yang berpotensi memberikan manfaat bagi Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan upata kemanusiaan dan perdamaian di Gaza setelah rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Ia juga menegaskan pentingnya tekad dan komitmen bersama agar perdamaian di Palestina dapat terwujud.
Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa sejumlah perkembangan positif telah terlihat, terutama dalam distribusi bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza. Ia menekankan bahwa pasokan makanan dan kebutuhan pokok saat ini berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun terakhir.
Prabowo mengingatkan bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang masih membentang di depan. Menurutnya, proses untuk mewujudkan perdamaian masih memerlukan komitmen yang cukup kuat serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
Komitmen Presiden Prabowo tersebut menegaskan bahwa konsistensi politik luar negeri Indonesia yang berlandaskan prinsip bebas aktif dan keberpihakan pada nilai kemanusiaan. Sikap tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Penulis : Anna Tasya Enzelina
Editor : Aditya Novrian