Naluri bermusik Virga Frana ini agak unik. Kebanyakan perempuan menyukai pop, dia justru penggemar berat musik aliran keras dan hip-hop. Perempuan asal Lowokwaru ini bangga tetap berhijab saat mentas sambil mengikuti alunan musik cadas.
DARAH seni nampaknya sudah menyatu pada diri perempuan penghobi olahraga skateboard tersebut. Selain menyanyi, Virga bisa menguasai dua alat musik. Yakni piano dan drum. Bahkan, dia juga merupakan pengajar alat musik drum di salah satu tempat les musik ternama di Kota Malang.
“Saya waktu kecil sebenarnya suka bermain piano. Tapi ternyata lama-kelamaan lebih suka menyanyi dan bermain drum,” ujar perempuan 30 tahun ini.
Sementara, kegemarannya dengan musik hip-hop bermula sejak Virga duduk di bangku SD. Jika dulu anak seusia itu kebanyakan mendengarkan lagu pop, Virga berbeda. Dia gemar mendengarkan lagu dari musisi hip-hop asal Amerika Serikat. Seperti KrissKross, TLC dan SnoopDogg. Tak hanya itu, ternyata Virga juga penyuka aliran musik keras.
“Saya juga suka KORN, Red Hot Chilli Papers dan Dream Theater,” imbuhnya.
Kegemarannya itu sempat mendorong Virga membentuk grup band bergenre metal ghotic dengan nama Malang Bikini pada tahun 2009. Kemudian baru pada tahun 2018, dia mencoba beralih ke dunia hip-hop. Dengan membentuk dua grup, yakni Eyesthetic dan Blazin da Hood.
Tepat tahun ini, Virga memutuskan untuk bersolo karir. Dengan menjadi penyanyi solo, menurutnya lebih mudah untuk mengekspresikan karyanya. Karena hanya satu kepala, dibandingkan dengan grup atau band yang harus mendengarkan pendapat anggota lainnya.
Tahun ini pula, Virga mendapat kesempatan yang berharga. Yakni bisa mengikuti program Yes Academy. Ini merupakan program yang diinisiasi pemerintah Amerika Serikat. Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bermusik dari berbagai musisi di beberapa negara.
Mereka yang memiliki bakat dan latar belakang mulai dari penulis lagu, produser musik, rapper, hingga beatboxer, digembleng selama empat bulan. Yakni sejak bulan Januari hingga April lalu. “Saya dari situ mendapatkan ilmu bagaimana menulis lirik dan ritme yang tepat. Kemudian belajar untuk rekaman secara mandiri atau self production,” bebernya.
Tak hanya itu, Virga juga berkesempatan manggung di salah satu program TVRI di bulan September lalu, yang bernama “Musik-Musik”. Ini merupakan penampilan keduanya di TV nasional. Tahun 2018 lalu, pernah tampil di Global TV.
Karena baru setahun menjalani solo karir, Virga baru merilis satu lagu berjudul 24/7 pada bulan September lalu. Sementara, ketika tergabung dalam grup, dia memiliki empat lagu. Dia berharap, segera mungkin bisa merilis album solo perdananya. Salah satu lirik lagi Virga adalah ini:
“Youre the sun that shines bhrightly throught out my day”
“Youre the gravitiy that hold me down in every way”
“Youre the moon that shimmers throught out my night”
“Youre stars that glimmers oh so bright”
“Lagu terbaru saya ini menceritakan kisah dua orang yang setiap hari bertemu atau hidup bersama. Pasti menjalani senang dan sedih bersama-sama. Itu yang dinamakan cinta,” jelasnya.
Sementara untuk lagu-lagu yang terdahulu. Kebanyakan menceritakan tentang kehidupan sehari-hari. Bersama teman, keluarga maupun orang terkasih.
Lebih lanjut dia menceritakan, dengan perubahan penampilannya yang kini berhijab, memerlukan waktu dan pemikiran yang lama. Respons negatif juga pasti ada. Baik dari penggemar atau orang sekitar. Namun baginya, itu semua merupakan proses yang harus dijalani.
“Pastinya semua manusia berhak menilai, baik saja dibicarakan, apalagi tidak baik. Pasti ada saja yang mencari celah untuk komen negatif. Tapi Alhamdulillah sampai sekarang lebih banyak yang memberi komentar positif ke saya,” tandasnya. (abm) Editor : Mardi Sampurno