Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jadi Peserta Terkecil, Ceramah di RRI Setiap Hari

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 14 Juni 2023 | 03:00 WIB
TERUS BERJUANG: Nathania Zerlina Setiawan di sela-sela rapat bersama pelaku usaha di Malang Plaza, kemarin.(Nabila Amelia / Radar Malang)
TERUS BERJUANG: Nathania Zerlina Setiawan di sela-sela rapat bersama pelaku usaha di Malang Plaza, kemarin.(Nabila Amelia / Radar Malang)
Usianya baru tujuh tahun, tapi Janata Lavanya Leticia Zulkarnain jago ceramah. Dua bulan lagi, yakni Agustus, bocah yang setiap hari ceramah di RRI tersebut akan mewakili Kota Malang dalam lomba Dai Cilik Provinsi Jatim.

BIYAN MUDZAKY HANINDITO

SUARANYA yang lantang memecah keheningan malam di rumahnya, kawasan Perumahan Asrikaton Indah, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Minggu lalu (11/6). Lancar saat membawakan materi ceramah, seolah sudah di luar kepala.

Sesekali, Vanya, panggilan akrab Janata Lavanya Leticia berinteraksi dengan pendengarnya melalui pertanyaan yang dia lontarkan. ”Mau masuk surga?,” tanya Vanya kepada bapak-ibu yang duduk di sampingnya, seolah mereka adalah audiens. ”Nggih (iya),” jawab kedua orang tuanya dengan kompak.

Usai memperagakan cara dia membawakan materi dalam lomba Dai Cilik tingkat Kota Malang, Mei lalu, Vanya lantas duduk lagi. Bocah 7 tahun itu tak kesulitan membawakan materinya. Maklum, dia sudah terbiasa berdakwah.

Setiap hari, ceramahnya bisa kita dengar melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI). Ceramah Vanya diperdengarkan sebelum azan magrib berkumandang.  ”Diputar setiap hari menjelang azan magrib,” kata bocah kelas 2 SD Islam Aswaja Kota Malang itu.

Meski diputar setiap hari, namun tidak setiap hari Vanya mendatangi kantor RRI di Jalan Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Vanya menjalani rekaman satu kali saja, namun materinya digabung. Setelah itu, pihak RRI yang membaginya beberapa edisi, sehingga bisa diputar setiap hari.

”Rabu saja (rekaman untuk ceramah). Setelah itu, yang diperdengarkan ya hasil suara rekaman,” kata Vanya dengan lugu.

Selain ceramah di RRI, Vanya juga ceramah offline. Termasuk ketika mengikuti lomba Dai Cilik Kota Malang pada Mei 2023 lalu, dia mempersiapkan secara matang. Menyiapkan materi, hingga cara membawakannya.

Meski kesibukan Vanya di bidang dakwah relatif padat, kedua orang tuanya tetap menekankan agar anaknya memprioritaskan pendidikan sekolah.  Sejauh ini, anak dari pasangan suami istri (pasutri) Husni Zulkarnain-Siti Maida Sari tersebut tidak ketinggalan mata pelajar, meski waktunya terkuras untuk berdakwah.

Dalam lomba Dai Cilik Kota Malang, Vanya merupakan peserta terkecil. Rata-rata pesaingnya sudah kelas V dan VI, sedangkan Vanya masih kelas II SD. Meski begitu, kepiawaiannya berdakwah mengungguli pesaingnya yang lebih senior.

Setelah dinobatkan menjadi juara 1 Dai Cilik tingkat Kota Malang, dua bulan lagi akan mewakili Kota Malang di ajang Dai Cilik Provinsi Jatim. Jika di ajang yang digelar Agustus depan menjadi juara 1, Vanya akan mewakili provinsi di tingkat Nasional.

Sebelumnya, anak pertama dari dua bersaudara itu mengukir juara nasional. Dalam lomba Tahfidz Qur’an misalnya, dia meraih juara dua. “Waktu itu saya membaca surat Al Falaq, yang dilombakan juz 30 semua,” imbuhnya.

Bakat Vanya di bidang dakwah mengalir dari darah sang ayah. Zulkarnain merupakan seorang penceramah di masjid sekitar rumahnya. Vanya kecil sering melihat ayahnya berceramah di masjid, sehingga dia termotivasi menjadi penceramah.

Potensi sebagai penceramah mudah terlihat lantaran Vanya tergolong pemberani. Misalnya ketika berlibur bersama keluarga di Bali, Vanya yang masih belia berani tampil di depan umum. ”Ketika menunggu pergelaran tari kecak, Vanya maju (ke panggung) dan berani berjoget. Penonton lain menyoraki, tapi dia (vanya) semakin percaya diri,” kata Zulkarnain yang mendampingi anaknya.

Semenjak itu, Zulkarnain mengajari anaknya berceramah. Juga kerap mengikutkan anaknya lomba ceramah. ”Diarahkan ke arah yang positif. Semakin hari dia lihat ada pengumuman lomba, selalu minta ikut terus,” kata Zulkarnain.(*/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #batu kota #media online malang #berita malang #Mahasiswa malang #radar malang hari ini #berita malang hari ini #malang kota #wisata malang #kuliner malang #radar malang #malang kabupaten #malang kipa