Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kreator Konten plus Komika Malang Gilang Herlambang, Pernah Kena Teror gara-gara Konten yang Dianggap Rasis

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 6 September 2024 | 02:00 WIB

CIRI KHAS: Gaya Gilang Herlambang (kanan) dalam membawakan karakter polisi kampus yang merazia mahasiswa dengan pertanyaanpertanyaan jenaka.
CIRI KHAS: Gaya Gilang Herlambang (kanan) dalam membawakan karakter polisi kampus yang merazia mahasiswa dengan pertanyaanpertanyaan jenaka.

Label ”durhaka” justru menjadikan Gilang Herlambang komika dan content creator yang memiliki ciri khas.

Kegemaran mengangkat sisi jenaka dunia kampus turut menambah jumlah viewer video yang dia unggah di Instagram dan Tiktok.

HELM putih dan rompi khas tukang parkir berwarna hijau neon begitu akrab dengan karakter Gilang Herlambang di media sosial.

Atribut itu digunakan untuk menggambarkan polisi kampus yang hobi merazia mahasiswa perguruan tinggi di Kota Malang.

Tentu saja dalam konteks komedi.

Mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) itu mengawali karier sebagai seorang komika pada 2021.

 Dua bulan belajar tentang stand up comedy, Gilang memberanikan diri untuk ikut kontes Stand Up Comedy Indonesia IX.

Baca Juga: Dewangga Pribaditya Arif, Komika asal Malang, Dapat Uang Pertama saat Tampil di Ultah Radar Malang

Satu angkatan dengan Nopek Novian, Ate, hingga Ali Akbar.

Gilang memperoleh golden ticket pada audisi, kemudian lolos babak preliminary show, setelah itu melaju sebagai finalis.

Dia terbilang cukup berani untuk selalu mengangkat sisi negatif keluarga sebagai bahan bercanda.

Salah satunya, cerita ketika sang ibu meninggal dunia. Bukannya meninggalkan harta, tapi malah utang.

Karena sering menjadikan cerita keluarga sebagai materi stand up comedy, para penonton memberi Gilang julukan ”anak durhaka”.

 Itu pula yang menjadi alasan dirinya memilih nama panggung Gilang Durhaka.

Tak disangka, pengalaman lolos hingga enam besar Stand Up Comedy Indonesia IX membuka jalan karier Gilang di dunia entertainment.

 Awal 2022, dia mulai aktif membuat konten video komedi.

Konten couple-nya mulai meledak saat membuat parodi seorang istri menyambut suaminya yang seorang pilot.

 Gaya keduanya plus atribut yang lucu mengundang tawa penonton.

Konten couple lain, seperti POV (point of view) ketika cowok membalas dendam kepada perempuan, juga dilihat jutaan penonton.

Mulai dari menjadi pribadi yang gampang marah, selalu bilang terserah, hingga minta dibonceng pasangannya.

Tema lain yang juga kerap diangkat Gilang adalah kehidupan kampus.

Itu bermula dari banyaknya mahasiswa yang menonton open mic.

 Gilang merasa mahasiswa merupakan segmen penonton komedi kekinian yang cukup besar.

Akhirnya dia mulai melakukan eksplorasi untuk mencari lebih banyak fakta mengenai mahasiswa.

Baca Juga: Unisma Gelar Yudisium dan Pengukuhan PPG Prajab Gelombang 1 2023

Maka, dibuatlah konten tentang daerah asal mahasiswa di beberapa kampus. Misalnya, Universitas Negeri Malang (UM) didominasi mahasiswa wilayah pelat nomor AG.

Atau mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang didominasi anak tambang dan broken home.

Universitas Brawijaya juga pernah dibahas dengan label Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal.

 Tak terkecuali, kampusnya sendiri (Unisma) kerap dibahas sebagai perguruan tinggi yang mayoritas mahasiswanya berasal dari Madura.

 Gilang menilai ciri khas itu bisa menjadi branding yang berbeda dari tiap kampus.

”Tentu saya selalu riset sebelum bertanya langsung ke mahasiswanya,” ujar pemuda yang kini tinggal di Dinoyo itu.

Konten-konten tentang kampus ternyata semakin membesarkan nama Gilang. Videonya menyedot jutaan penonton di Tiktok dan Instagram.

Bahkan dia kerap mendapatkan tawaran promosi dari berbagai kampus.

 “Universitas Merdeka (Unmer) Malang pernah kirim jas satu paket,” ungkap pemuda kelahiran 2001 itu.

Di sisi lain, konten Gilang juga pernah mendapat kritik dan ancaman.

Tak hanya lewat media sosial, ada pula teror fisik berupa diikuti orang tak dikenal.

Bahkan ada ormas yang menuding konten Gilang berbau rasis. Namun, hal itu tak membuatnya untuk berhenti berkarya.

Baca Juga: Kembangkan Penelitian Bioteknologi, UB dan Unisma bangun kolaborasi dengan Biotechnology Research Institute Universiti Malaysia Sabah

”Proses pencarian karakter mahasiswa memerlukan riset yang cukup panjang. Saya juga memikirkan imbasnya jika itu mengundang teror,” terang pria yang sejak 2023 tergabung dalam Stand Up Comedy Malang.

Berkat kariernya yang mulai moncer, Gilang mendapat banyak tawaran atau undangan dari berbagai stasiun televisi nasional.

Bahkan dia juga sempat ditawari menjadi salah satu host Somasi by Deddy Corbuzier. (*fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#mahasiswa #UNISMA #Gilang #komika