RADAR MALANG - Sama seperti kota-kota lainnya, Kota Malang juga kaya akan sejarah dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Khususnya dalam bidang pemerintahan, ada sosok Raden Adipati Ario (RAA) Sam yang memegang peran penting dalam sejarah Kota Malang.
Beliau merupakan Wali Kota Malang pertama yang berasal dari kalangan pribumi.
Sebelum RAA Sam menjabat, posisi Wali Kota Malang selalu diisi oleh keturunan Belanda.
Namun, saat Jepang mulai mengambil alih wilayah Indonesia pada 1942, ada gebrakan baru dalam jajaran pemerintahan.
RAA Sam dipilih untuk menjabat sebagai Wali Kota Malang.
Namun, saat itu statusnya sebagai Wali Kota Malang hanya sekedar caretaker saja atau pengganti.
Sebagai informasi, RAA Sam juga memegang jabatan sebagai Bupati Malang pada saat itu.
Saat mengemban tugas sebagai Wali Kota Malang, beban tugas RAA Sam pun cukup berat.
Pasalnya, pendudukan Jepang di Indonesia membuatnya dan Kota Malang harus tunduk kepada mereka.
Namun, dalam kurun waktu ini, masyarakat Indonesia, khususnya Kota Malang, mendapatkan berbagai macam pendidikan militer.
Itu dikarenakan Jepang membutuhkan banyak tentara yang siap berperang.
Berbagai macam organisasi yang dibentuk para pemuda pun dibebaskan untuk beroperasi.
Selain itu, RAA Sam sebagai Wali Kota Malang juga masih memiliki peran yang krusial dalam menjaga stabilitas kota.
Terutama di tengah situasi perang yang semakin intens.
RAA Sam berhenti menjabat sebagai wali kota saat Indonesia merdeka pada 1945.
Posisinya digantikan oleh Mr. Soewarso Tirtowijogo.
Ia pun juga berstatus sebagai caretaker, sama seperti RAA Sam.
RAA Sam telah membuka jalan bagi kaum pribumi untuk menjalankan pemerintahan di Kota Malang. (CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)
Editor : Aditya Novrian