Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Alumnus UB Finendi Ramadhani Wardhanaputra Menjadi Illustrator Olahraga Langganan Tim Eropa

A. Nugroho • Jumat, 23 Mei 2025 | 17:41 WIB
BERAWAL DARI HOBI: Finendi Ramadhani Wardhana berpose di depan ilustrasi eks pemain Real Madrid Karim Benzema hasil buatannya.
BERAWAL DARI HOBI: Finendi Ramadhani Wardhana berpose di depan ilustrasi eks pemain Real Madrid Karim Benzema hasil buatannya.

 

Digandeng FIFA untuk Semarakkan Kualifikasi Piala Dunia.

Federasi sepak bola Afrika jadi pihak pertama yang menggunakan jasa Finendi. Berikutnya dilakukan federasi sepak bola Arab Saudi. Selanjutnya diikuti beberapa tim besar, seperti Liverpool, PSG, AS Roma, Tottenham Hotspu r, dan Chelsea.

Sejak kecil, Finendi Ramadhani Wardhanaputra memang suka menggambar. Seperti anak kecil pada umumnya, media yang sering dia  pakai adalah kertas. Baru pada 2009, saat duduk di bangku SMP, dia mulai belajarmenggambar lewat komputer.

Ilustrasi mulai dia hasilka menggunakan Photoshop. ”Saya senang bereksplorasi. Dari Photoshop saya mulai bereksperimen menggabungkan unsur-unsur apa saja,” jelas pria kelahiran Magetan itu.

Kebiasaan itu terus dia lakukan sampai SMA. Setelah masa studi SMA-nya di Bekasi rampung, Finendi memilih Kota Malang untuk melanjutkan pendidikan. Dia masuk ke Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya pada 2015.

Semasa kuliah, Finendi semakin serius mendalami hobi menggambar. Sambil mengisi waktu senggang, dia sering membuat ilustrasi vektor.

Ilustrasi pertamanya adalah pemain andalannya, yaitu Daniel Sturridge. ”Setelah menggambar saya unggah di media sosial, tanpa sadar itu jadi langkah besar buat karier saya kedepan,” jelas Finendi Teman-temannya mulai menggunakan jasanya untuk dibuatkan ilustrasi.

Dia mulai kebanjiran permintaan. Mulai dari ucapan selamat ulang tahun dengan desain ilustrasi, hingga ilustrasi foto aksi seseorang yang sedang bermain bola.

”Dulu, hasilnya masih sedikit. Satu desain paling Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu,” terang Finendi sambil menunjukkan contoh karyanya. Dari sana, dia semakin giat mempelajari teknik ilustrasi.

Salah satu illustrator yang menginspirasinya yakni Dian Qamajaya. Illustrator asal Indonesia yang sering menggambar untuk Tim Liverpool FC. ”Beliau yang menjadi inspirasi saya, bahwa saya harus bisa seperti dia,” lanjut Finendi.

Tahun 2019 menjadi langkah besar baginya. Dia bersama teman illustrator lainnya mendirikan Indonesian Football Artist (IFA). Itu merupakan wadah untuk para illustrator olahraga berkumpul dan menjalin jejaring.

Juga, menjadi sarana mengenalkan karya-karya para illustrator. Hasilnya, karya Finendi dilirik oleh Federasi Sepak Bola Afrika. Dia diminta untuk menggambar ilustrasi pemain top dari tanah Afrika untuk meramaikan ajang CAF (Confederation of African Football) Award 2019.

”Saat itu saya membuat ilustrasi dua pemain, Sadio Mane dan Mo Salah. Itu klien pertama dari luar negeri,” jelas Finendi. Setelah project itu, karyanya makin dilirik.

Dia mendapat permintaan dari Federasi Sepak Bola Saudi Arabia. Dia diminta membuat ilustrasi pemain-pemain sepak bola Liga Saudi Arabia. Hasil karyanya di publish di media sosial federasi tersebut.

Itu pengalaman awalnya mendapat klien dari luar negeri. ”Sangat luar biasa, bagaimana dahulu hanya mengisi waktu luang dan mengidolakan pemain Eropa, sekarang diminta langsung untuk menggambar ilustrasi mereka,” kata Finendi sambil mengingat masa itu.

Dia bersama teman-teman IFA terus melebarkan sayap. Pada 2020, dia bersama teman temannya di IFA mendapatkan tawaran dari Manchester City region Asia.

Mereka mendapatkan tawaran untuk membuat komik tentang Manchester City yang bakal diunggah di media sosial region Indonesia. Tawaran itu pun tak disiasiakan mereka.

Saat ini, dia memantapkan diri menjadi freelance illustrator. Permintaan ilustrasi olahraga terus berdatangan, bahkan karyanya pernah dimuat ulang oleh legenda Juventus Edgar Davids.

”Saat itu mau meramaikan aja karena Edgar Davids sedang ke Indonesia. Hanya iseng gambar, ternyata dimuat ulang di Instagram Edgar David,” jelas Finendi. Pada 2020, dia sempat dihubungi oleh klub Paris Saint Germain (PSG).

Finendi diminta membuat ilustrasi tentang pemain top PSG saat itu, Kylian Mbappe yang sedang berulang tahun. ”Nilainya bombastis, hingga puluhan juta, mereka minta desain sekaligus animasinya,” ujar Finendi.

Tahun-tahun berikutnya  hasil karya-karyanya dilirik oleh banyak klub-klub Eropa. Dia pernah membuat desain untuk Tim Liverpool FC, PSG, AS Roma, Tottenham Hotspur, Chelsea, team X44, federasi kriket dunia, dan beberapa klub Liga 1 Indonesia.

Projec yang cukup besar juga dating dari FIFA. Tahun 2024 menjadi tahun pertama dia membuat ilustrasi untuk FIFA. Dia diminta membuat ilustrasi dan animasi tentang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Khususnya untuk grup C, di mana ada Timnas Indonesia di sana.

”Tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,”jelas Finendi. Saat ini dia juga sedang menggarap pesanan dari FIFA. Dia diminta membuat ilustrasi match day kualifikasi Piala Dunia 2026. Dulu, dia tak pernah tahu bahwa hobi menggambar bisa  menjadi ladang rezeki.

”Pekerjaan yang terbaik adalah yang datang dari hobi kita.Alhamdulillah ini semu berangkat dari hobi saya yang suka menggambar dan ilustrasi,” pungkasnya.

Editor : A. Nugroho
#Ilustrator #Piala dunia #FIFA