Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Suryadi SPd MM, Santri-Aktivis dengan Komitmen Kuat terhadap Kepemudaan

A. Nugroho • Kamis, 20 November 2025 | 18:54 WIB
Suryadi SPd MM
Suryadi SPd MM

Golkan Perda, Bina Anak Muda sampai Kelurahan

NAMANYA pendek saja. Suryadi. Tapi, di usianya yang masih kepala tiga, jejak kiprahnya di Kota Malang sudah membentang panjang. Bahkan sejak awal-awal menginjakkan kaki di kota ini pada 2009. Dia adalah santri cum aktivis yang hampir tak pernah lepas dari dinamika kepemudaan di sini.

“Dulu, sebelum menjadi kan tor Radar Malang, lokasi ini (Jl Kawi 11 B, Kota Malang, Red) adalah tempat saya ngopi, diskusi, sambil merancang aksi-aksi,” katanya ke pada wartawan koran ini. Ya, Suryadi adalah mantan aktivis mahasiswa. Dia sering turun ke jalan. Menyuarakan isu lokal hingga nasional.

Darah aktivis itu sudah bergejolak bahkan sejak ia masih bersekolah sekaligus nyantri di tanah kelahirannya, Sumenep. “Dulu saya ketua OSIS dan pernah terpilih sebagai pelajar teladan,” tutur pria kelahiran 25 April 1988 ini. Darah aktivis itu pula yang kemudian menyeretnya masuk ke dunia politik selepas mahasiswa.

Padahal, dia sempat diterima kerja di salah satu pabrik rokok di Kota Malang. Jalan politik itu diawali dengan “nyantrik” kepada seniornya, menjadi tim ahli lalu memberanikan diri menjadi calon anggota DPRD Kota Malangdari Partai Golkar pada 2019. “Alhamdulillah terpilih.4

Dari parlemenjalanan kemudian menjadi parlemen beneran yang konstitusional,” ucap lelaki yang menamatkan S1-nya di Universitas Insan Budi Utomo (IBU) dan S2-nyadi Universitas Brawijaya ini. Di parlemen, komitmen Suryadi di dunia kepemudaan sangat kuat.

Salah satunya dengan mengegolkan Perda Kepemudaan Kota Malang pada 2021. Dia menjadi wakil ketua panitia khusus (pansus)-nya. Dengan perda ini, daya dukung pemerintah terhadap pengembangan dan pelayanan kepemudaan menjadi lebih jelas. Termasuk soal penganggarannya.

Komitmen kepemudaan itu diwujudkan pula dengan kesediaan Sur yadi memimpin Karang Taruna Kota Malang untuk periode 2020-2025. Lewat organisasi ini, dia bisa menggerakkan para pemuda hingga tingkat kelurahan.

Mulai dari pembinaan mental spiritual, pemberdayaan ekonomi, hingga membangun kesadaran kewarga negaraan. “Kaum muda Kota Malang punya potensi yang sangat besar,” tandas ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) yang kembali terpilih sebagai anggota dewan untuk periode 2024-2029 ini. (hid)

 

Editor : A. Nugroho
#Pansus #fpg #kepemudaan #malang