Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kisah Pengabdian dan Kepedulian Kesetaraan Gender Dua Wisudawan Unggulan Universitas Brawijaya

A. Nugroho • Minggu, 30 November 2025 | 15:43 WIB

Ns Maria Bonaventura Nona Memi
Ns Maria Bonaventura Nona Memi

RADAR MALANG - Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan wisuda periode VIII tahun akademik 2025/2026 hari ini. Total 848 mahasiswa yang dinyatakan lulus. Dari ratusan wisudawan, Ns Maria Bonaventura Nona Memi dan Ratu Faisya Rasyid SIKom punya kisah inspiratif.

Methy-sapaan akrab-Ns Maria Bonaventura-harus merantau jauh dari daerah terpencil di Flores ke Malang. Dia penerima beasiswa dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui skema tugas belajar bagi tenaga kesehatan yang telah berstatus PNS. ”Setelah lulus seleksi, saya memilih UB karena termasuk kampus negeri terbaik yang bekerja sama dengan Kemenkes,” ujar dia.

Sejak lama Methy mengabdi sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Maumere. Dia memulai karier sebagai lulusan SPK (Sekolah Perawat Kesehatan). Lalu jadi honorer daerah, diangkat menjadi PNS pada 2007.

Profesi itu sering membuatnya turun ke desa-desa terpencil di Maumere. Selama menjalankan tugas, dia kerap berjalan kaki melewati bukit dan lembah selama satu sampai dua jam.

Pengalaman itu, membuatnya semakin mantap melanjutkan pendidikan. Baginya, perlu menambah ilmu baru untuk semakin menunjang profesinya. ”Bagaimanapun kita harus mengikuti proses belajar yang sudah maju, jatuh bangun harus bisa,” katanya.

Ratu Faisya Rasyid S.IKom
Ratu Faisya Rasyid S.IKom

Sementara itu, wisudawan terbaik FISIP UB Ratu Faisya Rasyid dengan IPK 3,93 punya kepedulian terhadap isu kesetaraan gender. Itu yang menjadi landasan prestasi akademik dan aktivitas organisasinya.

Ketertarikannya, dengan hal itu tumbuh dari pengalaman mengikuti IISMA 2023 di Polandia serta keterlibatannya di Girl Up Brawijaya.

”Di organisasi ini saya berperan sebagai external relations dan terlibat dalam proyek kolaboratif internasional. Saya belajar melihat relasi kuasa dan negosiasi identitas perempuan dari perspektif kritis, serta terlibat langsung dalam kampanye yang sejalan dengan minat itu,” kata Ratu.

Saat ini, dia tengah mempersiapkan publikasi artikel ilmiah di Asian Journal of Women Studies (Scopus Q2). (gp) 

Editor : A. Nugroho
#wisudawan unggul #Universitas Brawajiya